Menu

Dark Mode
Fitur “Your Algorithm” Instagram Sudah Ada di Indonesia, Pengguna Android dan iOS Bisa Coba Pohon-pohon Tropis Tumbuhkan Akar Lebih Dalam, Serap Lebih Banyak Air Meta Rombak Desain Facebook, Jadi Mirip Instagram Peringkat Kecepatan Internet Indonesia Oktober 2025, Ngebut tapi Masih Memble Remaja Australia Didepak dari Medsos, PM: Baca Buku Saja Awal Revolusi AI: Server Nvidia Tak Laku, Elon Musk Beli dan Ubah Sejarah

Kabar Lifestyle

Gelombang PHK Terbesar Amazon: Insinyur Korban Utama

badge-check


					Gudang Amazon. (Foto: Getty Images/Maja Hitij) Perbesar

Gudang Amazon. (Foto: Getty Images/Maja Hitij)

PHK lebih dari 14.000 karyawan Amazon yang diumumkan bulan lalu menyentuh hampir setiap lini bisnis perusahaan., mulai layanan cloud dan perangkat, hingga periklanan, ritel, dan toko bahan makanan. Namun ada satu kategori pekerjaan yang menanggung beban PHK lebih besar dari lainnya, para engineer atau insinyur.
Dokumen yang diajukan di New York, California, New Jersey, dan negara bagian asal Amazon di Washington menunjukkan hampir 40% dari lebih 4.700 PHK di negara bagian tersebut adalah posisi engineering.

Dengan PHK terbesar dalam 31 tahun sejarahnya, Amazon mengikuti deretan perusahaan teknologi yang memangkas pegawai tahun ini, bahkan ketika kas menumpuk dan laba meroket. Total, hampir 113.000 pekerjaan dipangkas di 231 perusahaan teknologi, menurut Layoffs.fyi, melanjutkan tren yang dimulai pada 2022 seiring penyesuaian bisnis setelah pandemi.

CEO Amazon Andy Jassy ingin mentransformasi budaya korporat menjadi seperti startup terbesar dunia. Ia berupaya menjadikan Amazon lebih ramping dan tak birokratis. Amazon diperkirakan akan melakukan pengurangan tenaga kerja lagi pada Januari.

dalam AI. Teknologi tersebut diperkirakan akan mengubah struktur tenaga kerja kerah putih Amazon. Jassy memprediksi jumlah pegawai korporat akan menyusut seiring peningkatan efisiensi dari AI.

Generasi AI kali ini adalah teknologi paling transformatif sejak internet dan memungkinkan perusahaan berinovasi jauh lebih cepat dari sebelumnya. Kami yakin harus menata organisasi secara lebih ramping, dengan lebih sedikit lapisan dan lebih banyak kepemilikan individu, agar dapat bergerak secepat mungkin demi pelanggan dan bisnis,” cetus Kepala SDM Beth Galetti.

Amazon juga menyebut AI bukan penyebab utama dari sebagian besar PHK dan bahwa tujuan yang lebih besar adalah mengurangi birokrasi dan menekankan kecepatan. Sebagian dipicu perekrutan besar-besaran dalam waktu panjang sehingga menimbulkan lebih banyak lapisan dan memperlambat pengambilan keputusan.

PHK tersebut berdampak pada berbagai tingkatan insinyur software, tapi karyawan tingkat menengah terkena dampak secara tidak proporsional. Ledakan AI membuat pekerjaan pengembang software makin sulit didapat karena perusahaan mengadopsi asisten pemrograman atau platform coding otomatis dari vendor luar.

Pengurangan peran yang signifikan
Lebih dari 500 product manager dan program manager juga terkena PHK. Posisi senior manager dan principal juga banyak terdampak.

Sebagai bagian penghematan, Amazon beberapa tahun terakhir membatasi investasi pada sejumlah inisiatif eksperimental atau tidak menguntungkan. Perusahaan menutup layanan telehealth, perangkat panggilan video untuk anak, wearable kebugaran, dan beberapa jaringan ritel fisik.

Divisi game Amazon menjadi sasaran dalam putaran PHK terbaru. Steve Boom, Wakil Presiden Audio, Twitch, dan Games, memberi tahu karyawan akan ada pengurangan peran signifikan.

Amazon juga menghentikan sebagian besar pengembangan game beranggaran besar, khususnya genre massively multiplayer online (MMO). Amazon pernah merilis MMO seperti Crucible dan New World, serta MMO berbasis “Lord of the Rings.”

Di luar divisi game, Amazon juga memangkas secara signifikan tim visual search dan shopping-nya. Pegawai di bisnis iklan online Amazon juga cukup banyak dipangkas.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fitur “Your Algorithm” Instagram Sudah Ada di Indonesia, Pengguna Android dan iOS Bisa Coba

11 December 2025 - 10:46 WIB

Pohon-pohon Tropis Tumbuhkan Akar Lebih Dalam, Serap Lebih Banyak Air

11 December 2025 - 10:23 WIB

Meta Rombak Desain Facebook, Jadi Mirip Instagram

11 December 2025 - 09:34 WIB

Peringkat Kecepatan Internet Indonesia Oktober 2025, Ngebut tapi Masih Memble

11 December 2025 - 09:28 WIB

Remaja Australia Didepak dari Medsos, PM: Baca Buku Saja

10 December 2025 - 23:58 WIB

Trending on Kabar Lifestyle