Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Headline

Geger Tikus Besar Serbu Kota, Warga Mengungsi

badge-check


					Geger Tikus Besar Serbu Kota, Warga Mengungsi Perbesar

Tikus biasanya berukuran tak lebih besar dari seekor marmut atau hamster. Tapi tikus-tikus yang tinggal di Merseyside, Inggris, ini bikin orang yang melihatnya ketakutan.

Ukuran mereka besar-besar. Bisa dibilang ukuran tubuh tikus-tikus di Sefton Road, Litherland, ini sama besarnya dengan seekor kelinci.

Hama tikus sebesar kelinci ini telah meresahkan warga Sefton Road. Selain sulit diberantas, ukuran tikus-tikus ini makin hari makin membesar.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang warga memamerkan tikus sebesar kelinci yang terjebak dalam perangkap tikus.

Hewan pengerat itu berlari-lari di dalamnya. Jika dilihat dari ukurannya, besarnya sekitar dua kali ukuran tikus normal.

” Yang ini baru saja masuk rumah. Kami menangkap lima ekor selama lockdown. Tapi ini yang terbesar,” kata warga tersebut.

Baca juga:Doa Bersama Lintas Agama Warnai Peringatan HUT ke-75 RI di Kota Bogor

 

Dia awalnya mengira yang terperangkap di jebakan tikus itu adalah kelinci karena saking besarnya.

” Kami sudah berusaha menutupnya, tapi mereka selalu bisa mencari jalan masuk yang baru. Mereka sudah mengambil alih kota,” katanya.

Sementara itu, warga bernama Sandra Berry yang tinggal di Peel Road, terpaksa mengungsi bersama putrinya karena sudah tak tahan dengan tikus-tikus itu.

” Saya yakin orang-orang di Bootle mengira hama tikus ini akibat sampah yang dibuang sembarangan.

” Tapi bukan seperti itu yang terjadi di sini. Kami selalu bersih. Kami tidak membuang sampah yang mengundang lalat dan semacamnya.

” Saya sendiri tidak tahu dari mana mereka (tikus-tikus) datang,” katanya.

Sementara itu, juru bicara Dewan Kota Sefton mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ada masalah tikus yang signifikan di Litherland.

” Namun, tim pengendalian hama kami baru-baru ini terus melakukan pengumpanan sistematis pada sistem saluran pembuangan, yang akan membantu mengurangi populasi hewan pengerat itu,” katanya.

Menurutnya, meningkatnya aktivitas tikus bisa disebabkan berbagai masalah. Mulai dari masalah drainase, pembuangan sampah yang sembarangan, atau pemberian makanan yang berlebihan pada burung di taman.

” Yang memungkinkan tikus keluar dari saluran pembuangan dan memberi mereka tempat berlindung, keamanan, dan sumber makanan,” katanya.

Sumber: Daily Star

Foto: Liverpool ECHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal

22 June 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

PKK Kelurahan Cipete Utara Dukung Gerakan RT/RW Sadar BPJS Ketenagakerjaan

11 June 2026 - 15:30 WIB

Sinergi Tanpa Batas: BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polri Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima Korban Kecelakaan Kerja

10 June 2026 - 14:41 WIB

Trending on Headline