Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar PDAM

Gangguan Aliran Air di Zona 4B Tuntas

badge-check


					Gangguan Aliran Air di Zona 4B Tuntas Perbesar

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor berhasil menangani persoalan gangguan pelayanan di wilayah Kecamatan Bogor Barat dan sekitarnya atau zona 4B, penyebab gangguan diketahui adanya udara yang terjebak di pipa-pipa pengaliran. Karena itu direktorat teknik Perumda Tirta Pakuan melakukan wash out atau membuang angin melalui hydrant dan saluran Wash Out (WO) dibeberapa titik.

Diketahui penanganan gangguan pelayanan zona 4B ini ditangani secara detail oleh direktorat teknik Perumda Tirta Pakuan, sehingga akar persoalan bisa dipecahkan dan pelanggan dapat kembali menikmati layanan air bersih dari Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

Menurut Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan melalui Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, usai menerima informasi terkait gangguan pelayanan zona 4B, timnya langsung menelusuri beberapa hari. Mulai dari merunut pipa yang paling besar sampai ke pipa paling kecil.

“Ternyata permasalahan yang ditemukan terdapat udara yang terjebak di pipa. Beberapa aliran air yang tidak mengalir karena adanya udara terjebak didalam perpipaan,” ungkap Ardani, Minggu (18/8/2024).

Ardani melanjutkan, salah satu contohnya di kawasan Merdeka, tepatnya di gedung PKK yang saat itu didatangi langsung oleh tim Tirta Pakuan Kota Bogor.

“Kami mencoba membuka kran air didalam gedung, ternyata tidak mengalir. Namun kami ketahui aliran di wilayah tersebut harusnya air 24 jam mengalir. Kemudian setelah dibuka pada hydrant ternyata ada udara terjebak. Setelah udara keluar, akhirnya aliran di wilayah tersebut sekitar kantor PKK mengalir kembali dengan normal,” tambah Ardani.

Ardani menjelaskan, pihaknya memastikan penyebab udara terjebak ke aliran wilayah zona 4B, karena di wilayah jalan Kapten Muslihat sering terjadi bocor. Diketahui karena pipa nya, merupakan pipa lama tahun 1970.

“Beberapa minggu lalu, hampir setiap hari dibukan tutup. Karena di per 4 meter terjadi Kebocoran, sehingga diberlakukan buka tutup aliran air oleh kami. Nah, dari buka tutup itu mengakibatkan udara terjebak ke wilayah jalan MA Salmun dan Merdeka termasuk Jalan Dr. Sumeru,” jelasnya.

“Akhirnya kami membuka semua jalur WO dan Hydrant untuk mengeluarkan udara tersebut. Dan Alhamdulillah dengan pembuangan udara tersebut dengan pengurasan di WO bisa terselesaikan gangguan pelayanan di wilayah zona 4B,” pungkasnya. Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

TP PKK dan Perumda Tirta Pakuan Sinergi Dukung Pendataan Pelanggan yang Akurat

30 April 2026 - 10:09 WIB

Tirta Pakuan Fokus Ajak Warga dan Sektor Usaha Gunakan Air PDAM

26 April 2026 - 21:00 WIB

Gelar Halal Bi Halal, PWI Kota Bogor dan Tirta Pakuan Perkuat Sinergitas

2 April 2026 - 19:37 WIB

Dua Direksi Baru Tirta Pakuan Hari Ini Dilantik

27 March 2026 - 08:44 WIB

Jelang Puasa, Tirta Pakuan Siap Jaga Kenyamanan Ibadah

13 February 2026 - 19:53 WIB

Trending on Kabar PDAM