Sumatra Utara-Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Swangro Lumbanbatu, mengapresiasi berbagai program dan langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bobby Nasution.
Dalam rilis yang dikirim Ruben Cornelius Siagian, fungsionaris GAMKI Sumut kepada redaksi, berbagai program yang dijalankan pemerintah provinsi menunjukkan adanya arah pembangunan yang jelas, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan visi pembangunan daerah dan nasional.

Menurut Ketua GAMKI Sumatera Utara, Swangro Lumbanbatu, Langkah cepat pemerintah provinsi dalam menangani banjir dan longsor di beberapa wilayah seperti Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan representasi kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat pada saat krisis. Pemulihan pelayanan publik di berbagai kabupaten/kota terdampak juga menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk memastikan negara tetap hadir melayani rakyat.
“GAMKI Sumut juga menyoroti sikap responsif Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam merespons aspirasi masyarakat terkait polemik operasional PT Toba Pulp Lestari. Upaya Gubernur Sumatera Utara yang menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah pusat terkait evaluasi hingga penutupan operasional perusahaan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah mendengar aspirasi masyarakat serta berupaya menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara bijaksana sesuai dengan kewenangan yang ada,” kata Swangro.
Dia menambahkan, GAMKI Sumut menilai langkah tersebut cerminan kepemimpinan yang terbuka terhadap dialog publik dan aspirasi masyarakat, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan stabilitas sosial di Sumatera Utara.
“Upaya pemerintah provinsi dalam mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) merupakan langkah progresif yang sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan transformasi ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan daya saing daerah. Hal ini juga relevan dengan visi pembangunan nasional yang digagas Prabowo Subianto, yang menempatkan kemandirian pangan, penguatan teknologi, dan pembangunan ekonomi berbasis inovasi sebagai agenda penting pembangunan Indonesia ke depan,” ujarnya.
Perhatian pemerintah provinsi lanjut Swangro, terhadap pembenahan layanan kesehatan di Sumatera Utara juga patut diapresiasi. Dorongan kepada rumah sakit agar meningkatkan kualitas pelayanan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak tanpa harus mencari layanan hingga ke luar negeri. Upaya reformasi dan penguatan Badan Usaha Milik Daerah seperti Bank Sumut juga dipandang sebagai langkah penting untuk memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan.
“GAMKI Sumut juga menilai program inovasi desa dan pendekatan pembangunan yang berbasis masyarakat sebagai bagian penting dari visi pemerintah provinsi untuk memperkuat pembangunan dari tingkat akar rumput. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah pusat yang menempatkan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional,” jelasnya.
Swangro menegaskan, organisasi kepemudaan seperti GAMKI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. GAMKI Sumut percaya bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan generasi muda merupakan kunci untuk mempercepat kemajuan Sumatera Utara.
“GAMKI Sumut melihat bahwa berbagai program yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menunjukkan arah pembangunan yang selaras dengan visi “Sumatera Utara yang maju, unggul, dan berkelanjutan”, sekaligus mendukung agenda besar pembangunan nasional menuju Indonesia yang kuat, mandiri, dan berdaya saing. GAMKI Sumut berharap agar program-program yang telah berjalan dapat terus diperkuat, diperluas, dan dilaksanakan secara konsisten demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya. rls/*













