Festival Terang Bulan, Wujud Rasa Syukur

image

Festival Terang Bulan atau biasa juga dikenal Festival Kue Bulan, adalah salah satu perayaan penting bagi etnis Tionghoa yang dirayakan setiap tanggal 15 bulan 8 Imlek pada kalender lunar.

Dalam perayaan ini, seperti diterangkan salah seorang tokoh Tionghoa Guntur Santoso kepada kabaronline di sela perayaan Festival Terang Bulan yang berlangsung di Vihara Dhanagun, Jalan Suryakancana, Bogor Tengah, Sabtu (26/09/15) malam, dirayakan dengan makan-makan dan berkumpul bersama keluarga.

“Perayaan Fastival Kue Bulan ini juga tradisi masyarakat Tionghoa sebelum memulai masa tanam berikutnya, dan ini juga sebagai bentuk rasa syukur kami kepada Yang Maha Kuasa,” jelas Guntur.

Menurut cerita pula, bahwa saat Dinasti Qin 221-206 SM rakyat Cina sudah mengenal tradisi atau adat sembahyang Dewi Bulan yang dihubungkan dengan posisi bulan yang bagi masyarakat cocok untuk tanam (agraris).

Sebab, dianggapnya sinar rembulan dapat memberikan kesuburan dalam ekosistem tanah bagi kaum petani dan di malam purnama memang bulan terterang sepanjang tahun yang juga diikuti musim panen. (D. Raditya)

print

You may also like...