Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Bogor

Dinas Kesehatan Kota Bogor Tegas dalam Pencegahan Stunting

badge-check


					Dinas Kesehatan Kota Bogor Tegas dalam Pencegahan Stunting Perbesar

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga tinggi anak terlihat pendek untuk usianya. Kondisi kekurangan gizi ini terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah lahiran. Namun stunting baru terlihat setelah anak berusia 2 tahun.

Maka dari itu Dinas Kesehatan Kota Bogor dibawahi oleh kepala bidang kesehatan masyarakat berkontribusi pada kegiatan sosialisasi dari BKKBN mengenai “Pencegahan Stunting” di Diklat KKB Jl.Kesehatan No.3 Tanah Sareal Kota Bogor, Rabu (31/7/2019).

Tujuannya di adakan kegiatan ini untuk menyebarluaskan informasi Stunting serta pencegahannya yang dihadiri oleh para petugas kesehatan dari Kabupaten Bogor, Bekasi, Cianjur, Sukabumi, Kota Depok dan Kota Bogor.

Pemateri mengenai stunting di bawakan oleh dr. Ida Djubaedah, M.Si selaku kepala seksi pembinaan dan pelayan gizi. Diawali dengan pengertian dan penyebab stunting.

Stunting dapat disebabkan oleh anemia pada remaja atau ibu hamil, bayi tidak diberi ASI eksklusif, sanitasi lingkungan yang buruk, dan anak sering sakit karena penyakit infeksi.

“Stunting itu penyakit, tapi kebanyakan masyarakat tidak tahu. Maka dari itu pemerintah mengadakan pemberiaan tablet tambahan darah bertujuan untuk menghindari stunting” ungkap dr. Ida Djubaedah

Selain tubuh terlihat pendek, stunting juga berisiko mengganggu perkembangan kognitif dan kemampuan belajar anak serta meningkatkan risiko anak mengalami berbagai penyakit kronis ketika dewasa seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Stunting dapat dicegah sejak masa kehamilan dengan cara mencukupi kebutuhan zat besi, menghindari paparan asap rokok, dan rutin dalam pemeriksaan kandungan. Pencegahan stunting pada anak berusia dua tahun atau 1000 hari pertama kehidupan juga dapat dicegah “pada saat itu, dibutuhkan zat gizi mikro termasuk ASI dan imunisasi sebagai upaya perlindungan berbagai penyakit infeksi” lanjut dr. Ida Djubaedah.

rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Buper Pramuka Kota Bogor Segera Difungsikan

1 February 2026 - 15:53 WIB

Pesan Ketua Kwarcab Kota Bogor di Rakerran Bogor Barat, Tentukan Arah Menuju Pramuka Maju dan Bermaslahat

31 January 2026 - 17:32 WIB

Trending on Kabar Bogor