Diduga Menista Agama, Ratusan Umat Islam Geruduk Cafe Exs Holywings

cafe elvis

Cafe Holywings Indonesia kembali menuai masalah. Kali ini publik dibuat kaget dengan dugaan penistaan agama oleh Cafe Holywings Indonesia dalam promosinya.  Aksi demo pun terjadi di sejumlah daerah, seperti di Jakarta dan Bogor. Di Kota Bogor ratusan umat Islam di Bogor menuju Resto Elvis yang masih berafiliasi dengan Holywings Indonesia, Sabtu (26/6/2022).

Ratusan umat islam datang dan menuntut agar Pemerintah Kota (pemkot) Bogor segera melakukan penutupan pada cafe tersebut, dan mendesak manajemen Holywings segera meminta maaf kepada seluruh umat Islam.

“Ini sudah jelas tindakan penistaan kepada umat Islam. Nama Muhammad dijadikan nama promo minuman beralkohol. Pemerintah harus ditindak tegas,” kata Habib Abdurrahman, salah seorang pengunjuk rasa di lokasi, Sabtu (25/6/2022).

Di tempat yang sama, Kapolresta Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Dan dalam kasus tersebut sudah ditetapkan 6 tersangka.

Susatyo juga mengaku geram karena ditemukan penjualan miras di atas 5 persen di outlet Elvis yang masih terafiliasi dengan Holywings.

“Elvis ini tidak mematuhi aturan karena berjualan miras di atas 5 persen. Kami mendukung penutupan, penyegelan hingga nanti pencabutan IMB nya,” tegas Susatyo singkat.

Baca juga:

Jual Miras di Atas 5 Persen, Wali Kota Bogor Segel Cafe Exs Holywings

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah menuturkan, penyegelan dilakukan siang hari oleh Forkopimda, karena di Holywings ditemukan bukti penjualan minuman beralkohol golongam B dan C yang dilarang.

“Sebelumnya kita telah memperingatkan manajemen Holywings untuk tidak menjual minuman beralkohol golongan B dan C. Satpol PP Kota Bogor telah memberikan sanksi kepada manajemen Holywing berupa denda, karena telah melanggar peraturan perda,” tuturnya.

Penulis AFauzi

Editor Aldho Herman

 

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *