Demo Angkot Nyaris Ricuh

image

Sopir angkutan kota trayek 10 dan 01 memprotes penutupan portal di Jalan MA Salmun yang menhubungkan MA Salmun dengan Jalan Dewi Sartika, Kamis (10/9/2015). Sebelum melakukan demo di depan kantor Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Bogor Jalan Raya Tajur, para sopir terlebih dahulu menyetop angkot jurusan sama untuk ikut berdemo.

Aksi mogok sempat ricuh ketika para sopir mendapati beberapa angkot setrayek yang masih menarik penumpang. Keributan pun tidak terelakkan di persimpangan Jalan Ir H Juanda dan Jalan Kapten Muslihat. Sejumlah sopir turun dari angkotnya dan mengerubungi angkot yang masih menarik penumpang.

Kejadian itu membuat jalan yang padat dan tersendat semakin macet. Beberapa polisi langsung turun ke lokasi untuk melerai keributan. Para sopir pun kembali melanjutkan perjalanannya ke Pasar Kebon Kembang Kota Bogor.

Bahkan sejumlah penumpangpun dipaksa turun di lampu merah sma 1.
Asep salah satu penumpang mengaju kesal dengan aksi tersebut.

“Saya dipaksa turun, padahal mau kerja.saya jadi telat,”kata Asep.

Sementara itu di depan kantor dllaj, para  sopir angkutan meminta agar DLLAJ Kota Bogor membuka kembali portal di jalan tersebut. Menurut mereka, penutupan portal membuat sopir angkot kehilangan pendapatannya hingga hampir 50 persen.

“Kami memprotes pemasangan portal di Jalan MA Salmun. Dengan adanya portal itu, maka trayek kami terpotong sehingga pendapatan kami berkurang drastis,” ujar koordinator aksi, Adam.

Menurut dia, para sopir angkot sudah bersabar dan meminta secara halus sejak 3 bulan terakhir. Namun, upaya ini gagal sehingga mereka melakukan aksi unjuk rasa. Adam menegaskan jika tidak ada respon dari DLLAJ, maka para sopir akan terus melakukan aksi mogok.

(Deni)

print

You may also like...