De Capitol Comunication Santuni Yatim di Bulan Suci

Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi umat muslim khususnya yang berada di seluruh dunia dengan saling berbagi. De Capitol Comunication (DCC) salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa event dan rumah produksi, pada bulan ramadhan tahun ini kembali melaksanakan silaturahmi dengan menggelar acara buka puasa bersama sekaligus di isi dengan acara santunan anak yatim.

IMG-20170620-WA0004Kegiatan yang digelar setiap tahun itu, dihadiri  Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman dan puluhan anggota yayasan komunitas Difable Action Kota Bogor, yang berlangsung di Kantor DCC Komplek Baranangsiang Indah Blok S3 No14 Bogor, Senin (19/6/2017).

Ditemui tim kabaronline saat setelah acara berlangsung, Direktur Utama DCC Devia Sherly yang juga sebagai pendiri Bogor Political Club (BPC) mengatakan, dirinya menginginkan di Bogor khususnya, semakin banyak yang peduli, karena menurutnya wilayah Bogor dekat dengan kota besar seperti Jakarta, Bandung dan sekitarnya, tapi sebetulnya masih banyak masyarakat Bogor yang membutuhkan.

“Pada hari ini Alhamdulillah telah terlaksana kegiatan dengan tema Keberkahan Ramadhan, ini merupakan kegiatan setiap tahun yang saya lakukan dengan sesuai kemampuan saya tapi Insyaallah itu sudah menjadi agenda taunan, pada kegiatan ini yang perlu saya tekankan bahwa, saya ingin dibogor ini semakin banyak yang peduli,” kata Devia.

Lebih lanjut Devia mengatakan, acara yang digelar kali ini dihadiri juga beberapa anak yatim dari 6 Kecamatan yang berada di Kota Bogor, yang jumlahnya kurang lebih ada sekira 60 orang anak. Setiap kecamatan mengirimkan 6 orang anak, ditambah 20 orang anak warga sekitar.

“Selain pembagian santunan dan bingkisan kepada anak yatim,  kegiatan acara tersebut diisi dengan penyerahan kitab suci Al-Quran braile secara simbolis oleh Wakil Wali kota Usmar Hariman kepada ketua Yayasan Difable Action Insna, untuk dapat digunakan oleh dan khusus para penyandang Tuna Netra, Al-Quran braile tersebut merupakan sumbangan dari pusat Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo),” katanya.

Devia juga berharap dan berpesan kepada seluruh masyarakat dimanapun berada agar dapat menerima dan jangan membedakan kepada para penderita difable atau orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, khususnya usia anak-anak karena menurutnya mereka punya hak yang sama.

“Ya harapan saya mereka bisa hidup sama, setara dengan kita yang sempurna dalam arti mereka punya hak yang sama dimata masyarakat, diberikan kesempatan yang sama juga oleh pemerintah dan masyarakat yang lain juga. Jangan dibedakan, mungkin kalo ada kekurangan ya memang mereka harus diberitahu, harus diajarkan, kalaupun mereka patah semangat, harus diberi semangat juga. Karena kita harus maklum kondisi mental mereka, makanya harus sering-seringlah ajak mereka gabung dalam setiap kegiatan jadi jangan dianggap mereka tidak bisa,” jelasnya.

reporterAhmadjumaedi

print

You may also like...