Menu

Dark Mode
Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot ​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial

Kabar Lifestyle

Cikal Bakal Cloud Computing, Ternyata Sudah Ada Sejak 1996

badge-check


					Foto: Shutterstock/ Perbesar

Foto: Shutterstock/

Jakarta – Istilah cloud computing kini sudah menjadi bagian sehari-hari di dunia teknologi. Namun, frasa yang identik dengan layanan internet modern itu ternyata pertama kali muncul hampir 30 tahun lalu, jauh sebelum era AWS dan Google Cloud mendominasi industri.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan MIT Technology Review, penggunaan terdokumentasi paling awal dari istilah “cloud computing” ditemukan pada akhir 1996, dan berkaitan dengan perusahaan komputer Compaq serta startup bernama NetCentric.

Catatan tertua berasal dari planner pribadi Sean O’Sullivan, yang menulis frasa tersebut pada 29 Oktober 1996 setelah bertemu dengan George Favaloro. Dalam catatan itu, ia menuliskan kalimat “Cloud Computing: The Cloud has no Borders,” menggambarkan konsep layanan berbasis jaringan tanpa batas geografis.

Tak lama setelah itu, pada 14 November 1996, muncul dokumen strategi internal Compaq berjudul Internet Solutions Division Strategy for Cloud Computing. Dokumen tersebut memuat gagasan bahwa perangkat lunak di masa depan akan dikirim melalui jaringan sebagai layanan, bukan lagi melekat pada komputer desktop.

Meski begitu, siapa yang benar-benar pertama kali menciptakan istilah tersebut masih belum jelas. Laporan lanjutan menyebutkan tidak ada bukti digital seperti email atau draft awal yang bisa memastikan apakah O’Sullivan atau Favaloro yang lebih dulu mencetuskan istilah itu.

Selama bertahun-tahun, banyak orang mengira istilah cloud computing berasal dari tokoh besar lain seperti Jeff Bezos saat meluncurkan Amazon Web Services pada 2002, atau Marc Benioff lewat Salesforce pada 1999. Namun, bukti menunjukkan frasa tersebut sudah digunakan beberapa tahun sebelumnya.

Istilah ini baru benar-benar populer setelah Google CEO Eric Schmidt menggunakannya secara publik dalam pidato tahun 2006, yang mempercepat masuknya konsep “cloud” ke ruang rapat perusahaan dan industri teknologi global, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (9/2/2026).

Dengan demikian, cloud computing bukan sekadar jargon pemasaran era modern, melainkan ide yang sudah dirumuskan sejak internet komersial baru mulai berkembang pada pertengahan 1990-an.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 Komentar

  1. Oscarfrimb

    американский виртуальный номер

    Reply
It's all shown
Read More

Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah

10 March 2026 - 22:37 WIB

Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia

7 March 2026 - 21:26 WIB

Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita

7 March 2026 - 21:20 WIB

Senjata AI Ini Jadi Kunci Serangan AS ke Iran, Bisa Hantam 1000 Target

7 March 2026 - 21:16 WIB

AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor

7 March 2026 - 21:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle