Cargill Sebar Beasiswa

image

Sepuluh mahasiswa Indonesia mendapatkan Cargill Beasiswa Global untuk pertama kalinya. Terpilihnya Indonesia ini karena Indonesia dinilai sebagai salah satu negara berkembang yang cukup diperhitungkan. Mahasiswa Indonesia dinilai memiliki talent yang cukup untuk diajak berdiskusi di kancah internasional.

Direktur Koorporasi Cargill Indonesia, Arief Susanto, Jumat (2/10/2015) mengatakan para mahasiswa itu mendapatkan beasiswa sebesar USD 2.500 per tahun selama dua tahun terakhir masa studinya. Secara total, ada 66 mahasiswa dari berbagai negara seperti Brazil, China, India, dan Russia yang terjaring dalam program beasiswa itu.

Selain mendapatkan beasiswa, para mahasiswa yang terjaring ini juga mendapatkan pelatihan kepemimpinan dan motivasi untuk memperkaya pengetahuan para mahasiswa. Menurut Arif, kriteria yang diterapkan tidak hanya mahasiswa yang pandai, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin.

Secara keseluruhan, Cargill telah menyalurkan sejumlah program CSR di bidang pendidikan. Menurut Arief, jumlahnya tidak bisa ditentukan per tahun karena dilakukan per divisi. Selain beasiswa, CSR juga disalurkan dalam bentuk peningkatan kegiatan belajar mengajar di Pasuruan, beasiswa tingkat SMA, serta penyediaan sekolah di sekitar perkebunan sawit.

“Pendidikan menjadi bagian dari komitmen kita karena kita mencari potensi ke depan,” ucapnya. Meski demikian, para mahasiswa penerima beasiswa diberikan kebebasan untuk menentukan masa depan mereka setelah lulus, apakah ingin meraih mimpinya sendiri atau bekerja di Cargill. “Yang pasti, tidak ada ikatan dinas. Semua terserah mahasiswa,” katanya.

Direktur  Sumber Daya Cargill Indonesia, Bagus Setiagung menyampaikan harapannya agar mahasiswa Indonesia yang menjadi generasi pertama ini dapat  menjadi duta yang baik bagi kolega mereka di universitasnya. “Selama tiga tahun, kami sudah menghasilkan 178 alumnus di seluruh dunia dan program ini akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang,” kata Bagus. (Deni)

print

You may also like...