Menu

Dark Mode
Kisah Eks Pegawai Ungkap Microsoft Bantu Israel Genosida Palestina Tembok Hijau China Bikin Pohon Tumbuh Lebih Cepat, Kok Bisa? Krisis RAM Sampai ke Meja Hijau, 3 Perusahaan Diduga Kartel Harga BMKG: Es Abadi Puncak Jaya Papua Berpotensi Hilang Total Akhir 2026 AI Tak Akurat Bikin Salah Tangkap Orang dan Dipenjara Berbulan-bulan Sampai Kapan Fenomena Bediding Landa Jawa Timur? Ini Prediksi BMKG

Kabar Bogor

Camat dan Lurah Garda Terdepan Lindungi Warga dari Covid-19

badge-check


					Camat dan Lurah Garda Terdepan Lindungi Warga dari Covid-19 Perbesar

Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali mengingatkan kepada semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebagai garda terdepan untuk menangani dan melindungi warga dari Covid-19. Terlebih saat ini ada sebanyak 336 tenaga kesehatan yang terpapar virus corona.

“Saat ini kondisinya sudah darurat dan saya sampaikan kepada camat dan lurah, yang hari ini menyaksikan secara langsung bahwa Anda harus ada di garda terdepan dalam menangani Covid-19, pastikan kewenangan kalian dilaksanakan secara maksimal untuk melindungi dan melayani warga serta memperkuat PPKM,” kata Bima Arya saat melantik 311 pejabat di Jalan R3, Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (28/6/2021).

Banyak langkah-langkah diambil Pemkot Bogor, di antaranya penambahan fasilitas tempat tidur dan fasilitas isolasi. Namun hal itu kata Bima Arya, tidak akan ada artinya apabila tenaga kesehatannya terus ‘bertumbangan’. Tumbangnya tenaga kesehatan, diharapkan Bima Arya jangan sampai terjadi pada ASN dan personil TNI / Polri.

“Tempat tidur dan fasilitas isolasi ditambah tapi dokter dan perawatnya tidak ada, untuk apa?,” katanya

Di sisi lain, tumbangnya tenaga kesehatan tidak hanya mempengaruhi pelayanan, tetapi juga mempengaruhi target vaksinasi di Kota Bogor.

“Jika tidak ada tenaga kesehatan, siapa yang mau menyuntik. Jika vaksin terhambat, maka kita akan kalah melawan Covid-19,” tuturnya.

Untuk itu kepada semua lapisan masyarakat Kota Bogor, Bima Arya meminta untuk berhati-hati dan waspada.

Ia mengaku telah meminta kepada pemerintah pusat untuk mengambil kebijakan yang lebih tegas. Sementara, Pemkot Bogor telah melaksanakan secara maksimal apa yang menjadi kewenangannya, namun masih ada batasnya. PPKM yang dilakukan hanya untuk menunjang pembatasan yang lebih ketat.

“Ke depan kita pastikan kebijakan kita tegas dan ketat. Selama satu minggu ke depan ASN Pemkot Bogor akan menjalankan Work From Home (WFH) 100 persen,” katanya.

penulis rls/red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KADIN dan PWI Kota Bogor Siap Kolaborasi Majukan UMKM

3 July 2026 - 14:10 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Dedie Rachim Apresiasi Polresta Bogor Kota

1 July 2026 - 23:00 WIB

Cek Progres Jembatan Paledang–Pasir Jaya, JM: Pembangunan Berjalan Positif

1 July 2026 - 22:42 WIB

Denny Mulyadi Bahas Perencanaan dan Pengawasan Anggaran Bareng DPRD Lampung Utara

30 June 2026 - 22:09 WIB

Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis

29 June 2026 - 20:38 WIB

Trending on Kabar Bogor