Menu

Dark Mode
Kadispen Kodaeral IV Batam Hadiri Rakornispen TNI 2026 di Cilangkap HoYoverse Gugat Leaker Geshin Impact HomDGCat, Didenda Rp 2,5 Miliar AS Selundupkan Ribuan Terminal Starlink ke Iran Mengenal Titan Durability Andalan Redmi Note 15 Pro+ 5G Satelit Ungkap Realita Megaproyek Kota Futuristik Saudi Rp 33,6 Kuadriliun Kwarcab Kota Bogor Ikuti Rakor dan Bintek Ayo Pramuka

Headline

Salah Cairan Infus, Pasien Ini Tewas

badge-check


					Salah Cairan Infus, Pasien Ini Tewas Perbesar

SUNGGUH malang nasib Ekaterina Fedyaeva, seorang wanita asal Rusia berusia 27 tahun yang meninggal akibat kesalahan pihak rumah sakit saat ia tengah dirawat.
Fedyaeva meninggal dunia pasca-pihak rumah sakit di kota kelahirannya di Ulyanovsk, Rusia, memberi cairan formalin dalam tubuhnya yang semula dikira sebagai infus.
infusDikutip dari laman Daily Mail, Senin (9/4/2018), kemudian Fedyaeva menderita sakit yang tak tertahankan dan sempat mengalami kejang parah selama dua hari, sebelum akhirnya jatuh koma.
Selama berada di rumah sakit, Fedyaeva mendapat perawatan intensif. Mesin pacu jantung adalah benda wajib yang harus ada. Sebab jantung Fedyaeva sempat berhenti beberapa kali.
Karena kondisinya yang semakin kritis, Fedyaeva akhirnya dipindahkan ke rumah sakit di Moskow, Rusia. Saat itu ia sempat terbangun dari komanya, tetapi ia meninggal dunia karena mengalami sejumlah komplikasi.
“Kakinya bergerak, ia sempat kejang-kejang dan seluruh tubuhnya bergetar,” ujar Galina Baryshnikova, ibu dari Fedyaeva.
“Aku sudah memasangkannya kaus kaki, jaket dan selimut. Tetapi ia tetap saja menggigil sedemikian rupa. Aku bahkan sulit untuk menggambarkannya,” tambah sang ibu.
Galina mengatakan bahwa putrinya merasa sakit yang amat parah pada bagian perut disertai muntah-muntah. Setelah operasi, kondisi Fedyaeva malah semakin menurun.
“Dokter di Rusia akhirnya memberi tahu kami soal kesalahannya dalam memberi infus. Cairan yang dimasukan dalam tubuh anakku itu rupanya formalin,” ujar Galina.
Untuk mengobati Fedyaeva, petugas medis sudah berusaha sekuat tenaga bahkan menggunakan hingga 52 macam obat untuk menyelamatkan nyawanya
Namun, nyawa wanita itu tak dapat diselamatkan. Ia meninggal dunia. Fedyaeva kamudian dimakamkan pada Sabtu, 7 April lalu. Sementara pihak keluarga akan membawa kasus ini ke pihak berwajib.
“Ini merupakan tindak kejahatan. Kami telah berbicara pada petugas dan penyidik. Polisi menyebut ini adalah tindakan lalai dari petugas rumah sakit. Tetapi kami yakin jika ini murni kasus pembunuhan,” ujar Galina.
**
Sumber : Daily Mail
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kadispen Kodaeral IV Batam Hadiri Rakornispen TNI 2026 di Cilangkap

13 February 2026 - 17:29 WIB

Kwarcab Kota Bogor Ikuti Rakor dan Bintek Ayo Pramuka

12 February 2026 - 23:44 WIB

Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur di Sumatera

12 February 2026 - 22:58 WIB

Luncurkan Ambulance, Dedie Jenal Apresiasi PWI Kota Bogor

12 February 2026 - 08:24 WIB

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

Trending on Headline