Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Lifestyle

Bukti Spesies Manusia Purba 200 Ribu Tahun Ditemukan di Sulawesi

badge-check


					 Foto: Griffith University Perbesar

Foto: Griffith University

Jakarta – Arkeolog mengungkap bukti baru tentang keberadaan spesies mirip manusia purba yang hidup bersamaan dengan manusia awal (Homo sapiens) sekitar 200 ribu tahun lalu di wilayah Sulawesi, Indonesia. Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang kompleksitas evolusi manusia dan interaksi antarspesies purba di Asia Tenggara.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLoS ONE ini berasal dari penggalian di situs Leang Bulu Bettue, sebuah tempat berlindung batu (rock shelter) yang telah menghasilkan salah satu catatan terlengkap tentang jejak manusia awal di wilayah tersebut. Situs ini memberikan bukti arkeologis penting tentang keberadaan manusia purba beserta kemungkinan spesies lain yang hidup di waktu yang sama.

Menurut para peneliti, lapisan artefak dan bukti budaya di lokasi ini menunjukkan adanya interaksi kompleks antara Homo sapiens dan spesies manusia purba lainnya, meskipun identitas pasti spesies tersebut masih menjadi fokus studi lanjutan. Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa Sulawesi bukan hanya tempat tinggal manusia awal, tetapi juga menjadi persimpangan habitat beberapa garis evolusi manusia purba.

“Temuan ini membuka jendela baru pada bagaimana manusia purba dan kerabatnya mungkin telah saling berinteraksi dan hidup berdampingan di masa lalu,” ujar Rania Hadid, penulis studi dan pengamat arkeologi yang melaporkan penemuan tersebut, dikutip dari Indian Defence Review.

“Ini menunjukkan bahwa jalur evolusi manusia jauh lebih beragam dan rumit daripada yang kita bayangkan sebelumnya,” jelasnya.

Fosil dan artefak dari Leang Bulu Bettue memberikan gambaran bahwa kawasan Sulawesi menjadi tempat tinggal manusia purba lebih awal dari yang sebelumnya diperkirakan, termasuk kemungkinan adanya spesies manusia lain yang hidup bersamaan Homo sapiens.

Studi terdahulu juga menunjukkan bahwa wilayah ini merupakan titik penting migrasi dan evolusi manusia di Asia Tenggara, yang kerap menampilkan bukti teknologi batu serta jejak kehidupan awal manusia.

Penemuan yang dipublikasikan ini memperluas pemahaman tentang keanekaragaman spesies manusia purba dan timeline evolusi manusia di luar Afrika, serta memberikan dasar baru untuk penelitian lebih lanjut terkait hubungan antarspesies purba di masa lalu.

Para arkeolog berharap penelitian lanjutan di Sulawesi dan sekitarnya akan semakin mengungkap bagaimana garis evolusi manusia beragam bertemu, hidup berdampingan, dan berinteraksi jutaan tahun yang lalu.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia

5 August 2026 - 21:30 WIB

Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji

5 August 2026 - 21:27 WIB

Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah

5 August 2026 - 21:22 WIB

Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia

5 August 2026 - 20:51 WIB

3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir

5 August 2026 - 20:46 WIB

Trending on Kabar Lifestyle