Jakarta- Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun melaksanakan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, di Kantor Operasional Gojek Petojo, Jalan AM Sangaji Raya No. 10 RT 002/005, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta, Jum’at (21/8/2026).
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir semakin dekat dengan masyarakat melalui penguatan edukasi, sosialisasi, dan perluasan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan hingga ke tingkat komunitas dan kewilayahan terkecil.

Sejalan dengan arahan Direksi BPJS Ketenagakerjaan, momentum kemerdekaan diharapkan dapat menjadi penggerak bagi seluruh jajaran untuk memperluas kehadiran serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Melalui kegiatan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun terus mendorong masyarakat, khususnya para pekerja, untuk memahami pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan dan ketahanan ekonomi keluarga.
Chairul Arianto, Wakil Kepala Wilayah Kepesertaan DKI Jakarta selaku Pejabat Pengganti Sementara (PPs) Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun, menyampaikan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja dalam menjalankan aktivitasnya.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat hidup lebih aman, sejahtera, dan memiliki perlindungan dalam menjalankan kehidupannya. Melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Anto.
Menurut Anto, perlindungan jaminan sosial tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal yang menerima upah, tetapi juga mencakup pekerja bukan penerima upah dan pekerja rentan. Kelompok pekerja tersebut juga menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehingga membutuhkan perlindungan yang memadai.
“Setiap pekerja memiliki risiko, baik risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia. Karena itu, kami terus mendorong agar semakin banyak pekerja yang terlindungi. Jangan sampai ketika risiko terjadi, pekerja dan keluarganya harus menghadapi dampak ekonomi seorang diri,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, serta mendorong perluasan cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja bukan penerima upah dan pekerja rentan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah daerah, perangkat kewilayahan, komunitas, dunia usaha, serta berbagai unsur masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Pemilihan lokasi kegiatan di Kantor Operasional Gojek Petojo juga menjadi bagian dari strategi BPJS Ketenagakerjaan untuk menjangkau pekerja yang berada di sektor informal dan pekerja bukan penerima upah. Melalui pendekatan komunitas dan kewilayahan, edukasi mengenai manfaat program jaminan sosial diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dalam pelaksanaannya, BPJS Ketenagakerjaan memberikan edukasi mengenai berbagai manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, termasuk perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjadikan perlindungan jaminan sosial sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja mendapatkan perlindungan ketika menghadapi risiko sosial ekonomi yang dapat terjadi kapan saja.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangatnya harus terus berlanjut menjadi gerakan bersama untuk memastikan semakin banyak pekerja terlindungi. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kita dapat membangun masyarakat yang sadar jaminan sosial dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan pekerja serta keluarganya,” tutup Anto.
Melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Rawamangun menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan layanan dan edukasi kepada masyarakat sekaligus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Semangat kemerdekaan menjadi momentum untuk bergerak bersama, memperluas perlindungan, dan mewujudkan pekerja Indonesia yang semakin terlindungi dan sejahtera. *















