Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Dunia

Bocah Ini Diberi Uang Saku, Saat Pulang Sekolah Jadi 2 Kali Lipat, Ternyata…

badge-check


					Bocah Ini Diberi Uang Saku, Saat Pulang Sekolah Jadi 2 Kali Lipat, Ternyata… Perbesar

Ketika anak mulai bersekolah tanpa ditemani orang tuanya, biasanya mereka sudah dibekali uang jajan.

Jadi, semisal ada tambahan pelajaran atau ekstrakurikuler, orang tua tidak perlu membawakan bekal karena anak bisa membeli makanan atau minuman sendiri di kantin sekolah.

Setiap anak tentunya memiliki jumlah uang jajan yang berbeda-beda, tergantung bagaimana kemampuan orang tua.

Namun apa jadinya jika jumlah uang jajan yang diberikan orang tua malah menjadi dua kali lipat saat sang anak pulang ke rumah.

Hal itulah yang beru-baru ini dialami oleh seorang ibu bernama Puan Hasmi Samsuddin.

Lewat kisah yang dibagikan di Facebook, ia mengaku kebingungan dengan uang jajan anaknya yang baru dua hari bersekolah. Sebab, uang jajan yang diberi saban pagi, jumlahnya bertambah dua kali lipat saat anaknya pulang.

Hasmi bahkan sempat mengira bahwa sang anak mengambil uang temannya.

Ibu asal Malaysia ini bercerita bahwa anaknya diberi jajan uang sebesar 2 ringgit, namun saat pulang ke rumah uangnya menjadi 4 ringgit. Lantas dari mana datangnya tambahan 2 ringgit?

Hal ini mulai terkuat ketika sang anak bertanya tentang celengan kepada dirinya.

” Bu, dimana celengan saya?” tanya sang anak.

” Untuk apa kamu mencari celengan?” jawabnya.

” Saya ingin menghemat uang,” balas sang anak sambil menunjukan uangnya.

” Dari mana kamu mendapatkan uang itu?” tanya sang bu penasaran.

” Kan ibu yang memberikannya kepada saya,” jawab sang anak.

” Ibu hanya memberimu 2 Ringgit, kenapa sekarang jadi 4? Apakah kamu mengambil uang teman?” tanya sang ibu penasaran.

” Tidak, aku tidak mengambil uang siapapun, saya hanya berjualan belalang,” tutur bocah SD nan imut tersebut.

Namun bocah itu tetap menerima pukulan dari sang ibu lantaran Puan sudah terlanjur jengkel.

” Saya mengirim putra saya ke sekolah untuk belajar, bukan menjual belalang. Tanpa alasan dia menerima pukulan dariku,” tulis Puan.

Memang dapat dipahami jika Puan Hamsi akan merasa kesal, namun tak ada yang tahu, bagaimana jika anak itu menangkap belalang saat jam istirahat?

Lagipula ia tidak menghabiskan uang sakunya, yang berarti ia tidak makan selama berada di sekolah.

Dan tak bisa dipungkiri bahwa hal yang bocah itu lalukan cukup cerdas untuk anak berusia 7 tahun, yang pada akhirnya dapat dikembangkan menjadi pola pikir bisnis yang sangat fungsional.

Hmm, kalau menurutmu bagaimana?

Sumber : dream.co.id

Foto : facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia