Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Kabar Lifestyle

BMKG Klaim Peringatan Dini Tsunami di Sulut Sesuai Prosedur

badge-check


					BMKG memastikan peringatan dini tsunami pascagempa 7,6 di Bitung berjalan sesuai SOP. Respons cepat dilakukan dalam waktu kurang dari tiga menit. (Foto: iStockphoto) Perbesar

BMKG memastikan peringatan dini tsunami pascagempa 7,6 di Bitung berjalan sesuai SOP. Respons cepat dilakukan dalam waktu kurang dari tiga menit. (Foto: iStockphoto)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa proses peringatan dini tsunami pascagempa magnitudo 7,6 di perairan Bitung, Sulawesi Utara, telah dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyebut pihaknya bergerak cepat sejak gempa pertama kali terdeteksi, hingga merilis peringatan dini dalam waktu kurang dari tiga menit.

“Jadi, untuk gempa bumi yang terjadi pada saat ini, sesuai dengan SOP yang kami punya, bahwa tadi kami mendeteksi gempa ini di menit satu, satu menit di 20 detik,” ujarnya.

Tak lama setelah itu, BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami pertama sesuai standar waktu respons yang telah ditetapkan.

“Kemudian memberikan peringatan dini tsunami yang pertama itu di bawah 3 menit, yaitu tepatnya di 2 menit 50 detik. Jadi tadi kami sudah menjalankan SOP ini,” jelas Nelly.

BMKG juga tidak hanya mengeluarkan satu kali peringatan, tetapi terus memperbarui informasi secara berkala seiring perkembangan data di lapangan.

“Dan selanjutnya kami sudah mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kedua di menit ke-8. Dan saat ini kita sudah mengeluarkan peringatan dini tsunami 3 poin 2. Jadi sudah ada 4 kali peringatan dini tsunami,” lanjutnya.

BMKG menegaskan bahwa sistem peringatan dini ini akan terus diperbarui hingga kondisi dinyatakan aman dan peringatan resmi dihentikan.

Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menambahkan bahwa respons cepat juga datang dari pemerintah daerah dan BPBD setempat yang langsung menindaklanjuti informasi dari BMKG.

“Saya kira ini hal yang positif. Respons yang diberikan oleh pemerintah daerah, pihak BPBD, dan juga pihak-pihak terkait ini juga merespon cepat terkait gempa pada hari ini,” ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mengacu pada informasi resmi dan tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi, terutama di tengah situasi darurat seperti gempa dan potensi tsunami.

BMKG pada pukul 09.56 WIB menyatakan status peringatan peringatan dini tsunami akibat gempa di Bitung telah berakhir.

“Perlu kami sampaikan bahwa untuk peringatan dini keempat untuk pengakhiran peringatan dini tsunami ini sangat penting. Setelah pengakhiran, maka tim penyelamat, tim SAR dari BPBD yang memberikan pertolongan atau tim untuk asesmen bangunan dan lain sebagainya itu dapat masuk ke lokasi-lokasi terdampak tsunami,” kata Faisal.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia?

23 August 2026 - 23:54 WIB

AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital?

23 August 2026 - 23:51 WIB

China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air

23 August 2026 - 23:43 WIB

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt

23 August 2026 - 23:35 WIB

Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global

23 August 2026 - 23:25 WIB

Trending on Kabar Lifestyle