Menu ✖

Dark Mode
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja 14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026 Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

Kabar Lifestyle

Asteroid Lebih Besar dari Burf Khalifa Dekati Bumi, Ini Bahayanya

badge-check


					Asteroid Lebih Besar dari Burf Khalifa Dekati Bumi, Ini Bahayanya Perbesar

Pernah menyaksikan film Deep Impact atau Armageddon? Di kedua film tersebut, Bumi digambarkan mengalami kekacauan massal setelah ilmuwan menemukan sebuah asteroid raksasa bergerak menuju planet kita.

Banyak yang percaya bahwa kejadian yang ada di film-film tersebut kemungkinan bisa saja terjadi di dunia nyata. Apalagi setelah NASA mengkonfirmasi bahwa sebuah asteroid raksasa bergerak menuju Bumi dengan kecepatan yang sangat tinggi.

NASA telah mengkonfirmasi bahwa asteroid raksasa yang ukurannya lebih besar dari bangunan tertinggi di dunia saat ini, bergerak menuju Bumi dengan kecepatan hampir 34.000 mil per jam atau 54.708 kilometer per jam.

Menurut International Business Times, Pusat Studi Objek Dekat-Bumi NASA (CNEOS) mengidentifikasi,Asteroid yang Berpotensi Berbahaya (Potentially Hazardous Asteroid atau PHA) ini akan mendekati persimpangan dengan jalur planet kita pada Sabtu, 15 Februari 2020, pukul 6:05 pagi (EST) atau pada Jumat, 14 Februari, jam 18:05 petang WIB.

Dalam pernyataannya, NASA mengatakan PHA didefinisikan berdasarkan parameter yang mengukur potensi asteroid, untuk berada dalam jarak yang mengancam Bumi.

Batu luar angkasa yang ukurannya lebih besar dari Burj Khalifa ini diperkirakan akan melewati Bumi dari jarak sekitar 3,6 juta mil atau 5,8 km.

Jika asteroid berdiameter 3,250 kaki atau 990,6 meter ini benar-benar bertabrakan dengan planet kita, maka berpotensi untuk memicu musim dingin nuklir dan kepunahan massal.

Musim dingin nuklir adalah musim dingin yang sangat panjang yang diakibatkan oleh ledakan nuklir dalam jumlah yang sangat besar.

Sumber: IGN

Foto: Shutterstock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026

8 October 2026 - 11:44 WIB

Kisah Rui Pinto, Hacker yang Bocorkan Skandal Finansial Manchester City

7 October 2026 - 20:26 WIB

Pencarian Bergeser ke AI, Ini 6 Pakar AI Visibility-GEO yang Perlu Dikenal

7 October 2026 - 20:20 WIB

Prancis Muncul di Tengah Pertarungan Sengit Amerika dan China

7 October 2026 - 20:16 WIB

Bukan HP, Nokia Punya Sumber Duit Baru yang Laku Keras (Foto: REUTERS/Yves Herman)

7 October 2026 - 20:12 WIB

Trending on Kabar Lifestyle