Menu

Dark Mode
Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena? Kena Serangan Siber, Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web Gerhana Matahari Terlama Abad Ini Ubah Siang Jadi Malam, Kapan? Foto Awan Badai dari ISS Bikin Takjub, Ini Penjelasan Sainsnya Spam Komentar Judol Makin Marak di Medsos, Pakar Desak Platform Bertindak Komisi Eropa Pilih Netral dalam Perdebatan Sengit Soal AC

Kabar Lifestyle

Asteroid Lebih Besar dari Burf Khalifa Dekati Bumi, Ini Bahayanya

badge-check


					Asteroid Lebih Besar dari Burf Khalifa Dekati Bumi, Ini Bahayanya Perbesar

Pernah menyaksikan film Deep Impact atau Armageddon? Di kedua film tersebut, Bumi digambarkan mengalami kekacauan massal setelah ilmuwan menemukan sebuah asteroid raksasa bergerak menuju planet kita.

Banyak yang percaya bahwa kejadian yang ada di film-film tersebut kemungkinan bisa saja terjadi di dunia nyata. Apalagi setelah NASA mengkonfirmasi bahwa sebuah asteroid raksasa bergerak menuju Bumi dengan kecepatan yang sangat tinggi.

NASA telah mengkonfirmasi bahwa asteroid raksasa yang ukurannya lebih besar dari bangunan tertinggi di dunia saat ini, bergerak menuju Bumi dengan kecepatan hampir 34.000 mil per jam atau 54.708 kilometer per jam.

Menurut International Business Times, Pusat Studi Objek Dekat-Bumi NASA (CNEOS) mengidentifikasi,Asteroid yang Berpotensi Berbahaya (Potentially Hazardous Asteroid atau PHA) ini akan mendekati persimpangan dengan jalur planet kita pada Sabtu, 15 Februari 2020, pukul 6:05 pagi (EST) atau pada Jumat, 14 Februari, jam 18:05 petang WIB.

Dalam pernyataannya, NASA mengatakan PHA didefinisikan berdasarkan parameter yang mengukur potensi asteroid, untuk berada dalam jarak yang mengancam Bumi.

Batu luar angkasa yang ukurannya lebih besar dari Burj Khalifa ini diperkirakan akan melewati Bumi dari jarak sekitar 3,6 juta mil atau 5,8 km.

Jika asteroid berdiameter 3,250 kaki atau 990,6 meter ini benar-benar bertabrakan dengan planet kita, maka berpotensi untuk memicu musim dingin nuklir dan kepunahan massal.

Musim dingin nuklir adalah musim dingin yang sangat panjang yang diakibatkan oleh ledakan nuklir dalam jumlah yang sangat besar.

Sumber: IGN

Foto: Shutterstock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena?

1 July 2026 - 14:50 WIB

Kena Serangan Siber, Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web

1 July 2026 - 14:45 WIB

Gerhana Matahari Terlama Abad Ini Ubah Siang Jadi Malam, Kapan?

1 July 2026 - 14:41 WIB

Foto Awan Badai dari ISS Bikin Takjub, Ini Penjelasan Sainsnya

1 July 2026 - 14:37 WIB

Spam Komentar Judol Makin Marak di Medsos, Pakar Desak Platform Bertindak

1 July 2026 - 14:32 WIB

Trending on Kabar Lifestyle