Menu ✖

Dark Mode
Kericuhan di Titik Nol Kilometer Yogya, Ini Kata Kapolda Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro 

Kabar Lifestyle

Arsip Email Epstein Dirangkum Jadi Jikipedia, Akurat Nggak?

badge-check


					
Foto: Screenshot situs Perbesar

Foto: Screenshot situs

Jakarta – Sebuah situs baru bernama Jikipedia muncul sebagai tiruan Wikipedia yang memanfaatkan arsip email Jeffrey Epstein untuk membuat profil detail tentang orang-orang yang pernah terhubung dengannya.

Proyek ini dibuat oleh tim yang sebelumnya dikenal lewat Jmail, platform yang merangkum dokumen email Epstein dalam format menyerupai Gmail. Kini, mereka memperluas konsep itu menjadi ensiklopedia daring yang menyusun “dossier” berbasis data korespondensi. Situs yang awalnya dinamai Jikipedia ini kini diubah menjadi The Jmail Encyclopedia.

Dalam laman-lamannya, Jikipedia menampilkan ringkasan hubungan Epstein dengan berbagai individu. Informasi yang ditampilkan mencakup jumlah email yang dipertukarkan, catatan kunjungan ke properti Epstein, hingga dugaan pengetahuan pihak tertentu terhadap aktivitas kriminal yang pernah dikaitkan dengannya.

Entri yang tersedia juga tidak hanya berisi nama individu. Situs tersebut memuat halaman khusus tentang properti Epstein seperti Zorro Ranch, Palm Beach Estate, dan Little St. James, lengkap dengan detail bagaimana aset itu diperoleh serta aktivitas yang diduga terjadi di sana.

Selain itu, ada pula pembahasan soal relasi bisnis Epstein, termasuk keterkaitannya dengan lembaga keuangan besar seperti JPMorgan Chase, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (15/2/2026).

Namun, penting dicatat bahwa seluruh entri di Jikipedia dibuat menggunakan sistem berbasis AI. Meski tampak menyertakan rujukan dan sumber, laporan-laporan tersebut tetap berpotensi mengandung kesalahan atau interpretasi yang tidak akurat.

Akun resmi Jmail di platform X menyebut mereka akan menambahkan fitur bagi pengguna untuk melaporkan ketidakakuratan dan mengajukan koreksi dalam waktu dekat.

Kemunculan Jikipedia menambah daftar contoh penggunaan AI untuk mengolah dokumen publik berskala besar menjadi laporan yang lebih mudah dibaca. Di sisi lain, pendekatan ini juga memunculkan pertanyaan soal etika, akurasi, dan risiko pencemaran nama baik ketika teknologi dipakai untuk menyusun profil individu dalam kasus sensitif.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Alasan Trump Larang Pakai ‘AI’, Perintahkan Beralih ke Penggantinya

28 October 2026 - 12:47 WIB

Kabut Asap Karhutla Menipis Usai Hujan, Begini Cara Alam Membersihkan Udara

28 October 2026 - 12:42 WIB

BlackBerry Banting Setir, Bangkit dari Masa Kelam

28 October 2026 - 12:32 WIB

Anggaran Film Elden Ring Melonjak, Kini Hampir Mencapai Rp 3,6 Triliun

28 October 2026 - 12:29 WIB

Menkomdigi Respons Ancaman Internet RI Diputus Singapura: Tak Perlu Geram

28 October 2026 - 12:24 WIB

Trending on Kabar Lifestyle