Kauber Ngeluh Soal Transportasi Umum

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Angkutan Usaha Bersama (KAUBER) Tahun Buku 2018, menarik untuk diikuti. Lantaran dalam RAT yang berlangsung di balairiung Hotel Puri Mira, Bogor Timur, Kota Bogor Rabu (20/2/2019) itu dibahas soal program transportasi umum di Kota Bogor yang belum sepenuhnya berjalan.

Hadir dalam pembukaan RAT, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Annas S Rasmana, Kepala Seksi Angkutan Dalam Trayek Dinas Perhubungan Kota Bogor Ari Priyono dan Ketua DPC Organda Kota Bogor Moch Ischak.

Menurut Ketua KAUBER, Farid Wahdi, dalam RAT yang ke-3 ini selain disampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus tahun 2018, ada beberapa permasalahan dikemukakan anggota menyangkut keberlangsungan usahanya.

“Ada permasalahan juga disampaikan anggota, salah satunya mengenai kelesuan angkutan karena keberadaan transportasi online. Ini jelas dampaknya sangat besar sekali, tapi kita tidak bisa apa-apa,” ungkap Farid.

Pihaknya mengaku sangat mendukung  program konversi dan rerouting yang gulirkan Dinas Perhubungan selama tujuannya untuk meningkatkan pendapatan. Namun disayangkan program tersebut tidak berjalan dengan baik hingga kini.

“Kami semua mendukung, tapi sayangnya sampai dengan sekarang tidak berjalan. Semoga di tahun ini program-program tersebut berjalan dan kami tidak terlalu dirugikan. Itu yang diharapkan semua anggota,” katanyaseraya menambahkan KAUBER sendiri memiliki jumlah anggota 657 orang dengan armada angkutan 1.240 unit yang terdiri dari 470 unit angkutan kota (angkot) dan sisanya merupakan Angkutan Umum Antarkota Dalam Provinsi (AKDP).

Reporterpratama

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *