Akhir Februari, Nyi Raja Permas Bebas PKL

ilustrasi

Sedikitnya 120 pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan Jalan Nyi Raja  Permas Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor , segera memindahkan tempat usahanya ke dalam pasar yang dikelola Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ).

Menurut Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, 120 PKL tersebut harus segera pindah, lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal menata PKL di Kota Bogor yang rencananya dilaksanakan di awal Maret 2022,

“Sejak awal memang kesepakatannya seperti itu. PKL Nyi Raja Permas sudah berkomitmen untuk tidak lagi beraktivitas disana setelah bulan Maret 2022. Sterilisasi Jalan Nyi Raja Permas dari PKL itu dilakukan berbarengan dengan rencana pemulihan saluran air atau drainase di Jalan Dewi Sartika, Nyi Raja Permas hingga Cipakancilan,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

120 PKL dengan berbagai komoditi yang terkena imbas dari sterilisasi ini, merupakann PKL yang awalnya berjualan di  Taman Topi dan Dewi Sartika.

“Diharapkan mereka direlokasi ke area pasar yang dikelola Perumda PPJ,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir mengatakan, sekitar 120 PKL yang saat ini masih berjualan di Jalan Nyi Raja Permas dipersilahkan untuk menempati tempat yang ada di bawah naungan pihaknya.

“Iya benar (direlokasi masuk ke pasar dibawah Perumda PPJ). Tergantung mereka aja, bisa ke blok F atau pasar lain,” kata Muzakkir.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *