Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Bawa Tas Belanjaan, Bima Belanja di Supermarket

badge-check


					Bawa Tas Belanjaan, Bima Belanja di Supermarket Perbesar

HARI PEDULI SAMPAH Nasional diperingati dengan gerakan lauching plastik berbayar di Taman Ekpresi dan serentak dilakukan di 23 Kota di Indonesia.

Walikota Bogor Bima Arya langsung memberikan contoh dengan mengunjungi salah satu ritel di jalan Pahlawan. Dengan membawa kantong kain berwarna coklat muda, Suami Yane Ardian ini memilih barang yang mau dibeli. Setelah selesai, bapak dua anak ini menuju ke kasir untuk membayar. Namun, saat dikasir ada salah seorang pembeli yang berbelanja masih menggunakan kantong plastik.

Bima-pun langsung memberitahukan kebijakan baru yang sudah diterapkan mulai (21/2/16) bahwa setiap berbelanja harus membawa kantong sendiri atau membayar kantong plastik Rp200/plastik. “Karena disetiap ritel dan supermaket kantong plastik sudah tidak lagi gratis. Hal ini demi mengurangi sampah plastik yang semakin banyak,” katanya.

Bima Arya mengatakan, setiap hari sebanyak 535 ton timbunan sampah ada di Kota Bogor. Dari 535 itu 75 persennya sampah organik yang mudah membusuk serta 10 persen merupakan sampah plastik. “Jika dibiarkan begitu saja, ke depan Kota Bogor jadi tidak sehat dan bau dimana-mana. Saya mengajak masyarakat untuk mendeklarasi sekaligus mendukung langkah pengurangan plastik ini,” ujar Bima.

Bima menambahkan, gerakan ini akan masif dilakukan selama tiga bulan uji coba untuk melihat progresnya. Nantinya juga setiap ritel dan supermaket harus menyediakan kantong daur ulang. Selain itu, ia meminta kepada OPD di setiap rapat tidak ada lagi yang membawa botol plastik, namun harus membawa botol minum masing-masing. “Harapannya Kota Bogor bima mendapatkan Adipura,” papar Bima.

Sementara itu, Kepala Divisi Hukum Super Indo Arif Gunantoko mengatakan, Super Indo di seluruh Kota Bogor sudah menerapkan sistem plastik berbayar. Hal ini karena Super Indo sangat mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah plastik. “Dari warga juga pada setuju dengan gerakan plastik berbayar ini. Banyak yang memilih membeli kantong daur ulang yang memang sengaja kami beri diskon,” pungkas Arif. #yudi budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor