Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Bawa Tas Belanjaan, Bima Belanja di Supermarket

badge-check


					Bawa Tas Belanjaan, Bima Belanja di Supermarket Perbesar

HARI PEDULI SAMPAH Nasional diperingati dengan gerakan lauching plastik berbayar di Taman Ekpresi dan serentak dilakukan di 23 Kota di Indonesia.

Walikota Bogor Bima Arya langsung memberikan contoh dengan mengunjungi salah satu ritel di jalan Pahlawan. Dengan membawa kantong kain berwarna coklat muda, Suami Yane Ardian ini memilih barang yang mau dibeli. Setelah selesai, bapak dua anak ini menuju ke kasir untuk membayar. Namun, saat dikasir ada salah seorang pembeli yang berbelanja masih menggunakan kantong plastik.

Bima-pun langsung memberitahukan kebijakan baru yang sudah diterapkan mulai (21/2/16) bahwa setiap berbelanja harus membawa kantong sendiri atau membayar kantong plastik Rp200/plastik. “Karena disetiap ritel dan supermaket kantong plastik sudah tidak lagi gratis. Hal ini demi mengurangi sampah plastik yang semakin banyak,” katanya.

Bima Arya mengatakan, setiap hari sebanyak 535 ton timbunan sampah ada di Kota Bogor. Dari 535 itu 75 persennya sampah organik yang mudah membusuk serta 10 persen merupakan sampah plastik. “Jika dibiarkan begitu saja, ke depan Kota Bogor jadi tidak sehat dan bau dimana-mana. Saya mengajak masyarakat untuk mendeklarasi sekaligus mendukung langkah pengurangan plastik ini,” ujar Bima.

Bima menambahkan, gerakan ini akan masif dilakukan selama tiga bulan uji coba untuk melihat progresnya. Nantinya juga setiap ritel dan supermaket harus menyediakan kantong daur ulang. Selain itu, ia meminta kepada OPD di setiap rapat tidak ada lagi yang membawa botol plastik, namun harus membawa botol minum masing-masing. “Harapannya Kota Bogor bima mendapatkan Adipura,” papar Bima.

Sementara itu, Kepala Divisi Hukum Super Indo Arif Gunantoko mengatakan, Super Indo di seluruh Kota Bogor sudah menerapkan sistem plastik berbayar. Hal ini karena Super Indo sangat mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah plastik. “Dari warga juga pada setuju dengan gerakan plastik berbayar ini. Banyak yang memilih membeli kantong daur ulang yang memang sengaja kami beri diskon,” pungkas Arif. #yudi budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor