Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Pelanggar Lalin Disidang di Tempat

badge-check


					Pelanggar Lalin Disidang di Tempat Perbesar

image

Ratusan pelanggar lalu lintas terjaring dalam operasi zebra hari terakhir yang digelar di Jalan Kayu Manis Tanah Sareal Kota Bogor, Rabu (4/11/2015). Para pelanggar yang membawa uang langsung mengikuti sidang di tempat. Sebagian besar pelanggar diketahui tidak menggunakan helm serta tidak memiliki SIM.

Kasat Lantas Polres Bogor Kota Irwandi mengatakan selama operasi zebra ada total sebanyak 7.000an pelanggar yang ditindak. “Paling banyak dari kalangan pengendara sepeda motor,” ucap Irwandi. Pelanggaran yang paling banyak dilakukan yakni tidak menggunakan helm serta tidak memiliki SIM.

Pelanggaran lainnya disebutkan Irwandi misalnya penggunaan knalpot racing/tidak standar hingga pelanggaran kasat mata seperti melanggar lampu lalu lintas dan berbelok di tempat yang dilarang. Menurut Irwandi, sebagian besar pelanggaran itu berpotensi membahayakan pengendara sepeda motorlainnya. Misalnya tidak menggunakan helm serta berbelok sembarangan bisa jadi memicu kecelakaan lalu lintas.

“Khusus hari terakhir, kita gandeng kejaksaan dan pengadilan untuk melakukan sidang di tempat bagi pelanggar. Itupun kalau bawa uang. Kalau tidak, bisa ikut sidang di pengadilan,” ucap Irwandi. Para pelanggar didenda sedikitnya Rp 60.000 per pelanggaran.

Irwandi berharap, masyarakat bisa tertib berlalu lintas meski operasi zebra telah berakhir. Salah seorang pelanggar, Yuda mengaku SIM miliknya sudah mati setahun. “Mau perpanjang enggak bisa. Harus bikin baru. Jadi, belum sempat,” kata Yuda beralasan.

Sementara pelanggar lainnya, Asep mengaku tidak menggunakan helm dengan alasan dekat dengan rumah. Selain itu, knalpot motornya juga racing. “Kemarin, knalpot standarnya patah. Jadi sementara diganti seadanya,” ucap Asep.(Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor