Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Headline

Demo Angkot Nyaris Ricuh

badge-check


					Demo Angkot Nyaris Ricuh Perbesar

image

Sopir angkutan kota trayek 10 dan 01 memprotes penutupan portal di Jalan MA Salmun yang menhubungkan MA Salmun dengan Jalan Dewi Sartika, Kamis (10/9/2015). Sebelum melakukan demo di depan kantor Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Bogor Jalan Raya Tajur, para sopir terlebih dahulu menyetop angkot jurusan sama untuk ikut berdemo.

Aksi mogok sempat ricuh ketika para sopir mendapati beberapa angkot setrayek yang masih menarik penumpang. Keributan pun tidak terelakkan di persimpangan Jalan Ir H Juanda dan Jalan Kapten Muslihat. Sejumlah sopir turun dari angkotnya dan mengerubungi angkot yang masih menarik penumpang.

Kejadian itu membuat jalan yang padat dan tersendat semakin macet. Beberapa polisi langsung turun ke lokasi untuk melerai keributan. Para sopir pun kembali melanjutkan perjalanannya ke Pasar Kebon Kembang Kota Bogor.

Bahkan sejumlah penumpangpun dipaksa turun di lampu merah sma 1.
Asep salah satu penumpang mengaju kesal dengan aksi tersebut.

“Saya dipaksa turun, padahal mau kerja.saya jadi telat,”kata Asep.

Sementara itu di depan kantor dllaj, para  sopir angkutan meminta agar DLLAJ Kota Bogor membuka kembali portal di jalan tersebut. Menurut mereka, penutupan portal membuat sopir angkot kehilangan pendapatannya hingga hampir 50 persen.

“Kami memprotes pemasangan portal di Jalan MA Salmun. Dengan adanya portal itu, maka trayek kami terpotong sehingga pendapatan kami berkurang drastis,” ujar koordinator aksi, Adam.

Menurut dia, para sopir angkot sudah bersabar dan meminta secara halus sejak 3 bulan terakhir. Namun, upaya ini gagal sehingga mereka melakukan aksi unjuk rasa. Adam menegaskan jika tidak ada respon dari DLLAJ, maka para sopir akan terus melakukan aksi mogok.

(Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Trending on Headline