Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Kabar Bogor

Bahasa dan Budaya Sunda Makin Tersisih

badge-check


					Bahasa dan Budaya Sunda Makin Tersisih Perbesar

image

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Edgar Suratman meresmikan penggunaan huruf sunda pada papan nama sekolah dan gerbang sekolah di Komplek SDN Margajaya, Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (26/8/2015). Ke depan, diharapkan satu per satu sekolah bisa mengikuti penggunaan aksara sunda pada papan nama sekolah mereka.

Dalam sambutannya, Usmar mengatakan bahasa dan budaya sunda di wilayah Bogor semakin tersisih. Apalagi, jika melihat komposisi penduduk Kota Bogor yang semakin majemuk. Bahkan, diperkirakan orang sunda asli di Kota Bogor tinggal 20-30 persen. “Sisanya pendatang. Oleh karena itu, budaya dan bahasa sunda makin menghilang,” ujar Usmar.

Menurut dia, meski menjadi kota yang majemuk, diperlukan terobosan dan upaya untuk tetap melestarikan bahasa dan budaya sunda tersebut. Salah satunya melalui sekolah, yakni dengan memperkenalkan huruf sunda di sekolah. “Diupayakan semua bisa bahasa sunda dalam kesehariannya. Tidak harus setiap hari, tapi bisa seminggu sekali seperti kita punya Rebo Nyunda,” kata Usmar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Edgar Suratman mengatakan pemasangan huruf sunda ini seharusnya bukan hanya sekedar dipasang. “Tapi, bagaimana kita mempelajari budaya dan bahasa ibu kita. Itu yang penting, supaya tetap lestari dan tidak punah,” kata Edgar.

Pencanangan ini juga sekaligus untuk memotivasi sekolah lain melakukan hal serupa. “Tidak harus dipaksakan bulan ini, tapi bisa bertahap,” ujarnya. Tak hanya itu, porsi pelajaran bahasa sunda sebagai muatan lokal pun bisa ditingkatkan agar bahasa sunda tetap dipelajari oleh generasi muda. |Deni|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim

7 May 2026 - 21:45 WIB

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Trending on Kabar Bogor