Menu

Dark Mode
Kisah Penangkapan Lele Raksasa Sebesar Beruang Ritual Seram ‘Sunjang’ di Korea Kuno Tumbalkan Seluruh Keluarga Pesaing Starlink dari Amazon Akan Beroperasi Tahun Ini Bocoran GTA 6! Punya Misi Rahasia dengan Rapper Terkenal Gara-gara AI, 2 Miliar Pengguna Gmail Dalam Ancaman Besar MacBook Neo Segera Masuk RI, Sudah Kantongi Restu Komdigi

Headline

Rupiah Terpuruk, Pengrajin Tempe Tak Terpengaruh

badge-check

image

Meski nilai tukar rupiah terhadap dolar anjlok dan menyentuh angka Rp 14.000, kondisi ini belum berpengaruh terhadap perajin tahu tempe yang menggunakan bahan baku kedelai impor. Padahal, biasanya harga kedelai akan ikut melambung mengikuti nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Salah seorang perajin tempe di Kota Bogor, Yayan mengatakan harga kedelai masih relatif stabil. “Sempat naik pekan lalu, tapi tidak signifikan. Pekan ini harga kembali normal,” kata Yayan.

Menurut dia, kondisi ini berbeda dengan beberapa waktu lalu saat nilai tukar rupiah masih stabil, tetapi harga kedelai malah melambung hingga mendekati Rp 10.000 per kilogram.

“Saya sendiri tidak tahu, kenapa nilai tukar rupiah kali ini tidak berpengaruh pada harga kedelai. Hal yang sama juga terjadi beberapa waktu lalu yang perajin tahu tempe sampai mogok itu,” ujar Yayan. Oleh karena itu, Yayan masih menjual tahu dan tempe dengan harga dan ukuran normal.

Menurut dia, harga kedelai masih normal di angka Rp 7.250 per kilogram. Hal yang sama juga dikatakan Ketua Primer Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Primkopti) Bogor Mochtar Sarie. “Ya, sempat naik pekan lalu. Tapi, tidak signifikan. Naiknya tidak sampai Rp 500, cuma di bawah Rp 200 kenaikannya. Tapi, sekarang sudah turun lagi,” ucapnya.

Dia berharap, melemahnya nilai tukar rupiah tidak akan sampai merugikan dan berpengaruh pada perajin tahu dan tempe. Dikatakan Mochtar, kebutuhan kedelai untuk wilayah Bogor masih mencukupi dan aman untuk sebulan mendatang. Setiap bulan, sekitar 100 ton kedelai dipasok ke Primkopti. Kedelai ini didistribusikan kepada 112 pengrajin tempe-tahu di Bogor. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan

11 April 2026 - 19:22 WIB

Fokus Kekuatan Internal, Pramuka Kota Bogor Gelar Penyegaran dan Penguatan Andalan

11 April 2026 - 11:30 WIB

Rudy Susmanto Apresiasi Kegiatan Sosial dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan

9 April 2026 - 18:18 WIB

Ini Tanggapan Bupati Bogor Soal Isu Jual Beli Jabatan

9 April 2026 - 18:04 WIB

Griya Pekerja Batam Curhat ke Direksi BPJS Ketenagakerjaan 

8 April 2026 - 14:34 WIB

Trending on Headline