Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Headline

Mensos Minta Disdik Wajibkan Siswa ke Museum

badge-check


					Mensos Minta Disdik Wajibkan Siswa ke Museum Perbesar

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa merekomendasikan agar ada aturan di setiap Dinas Pendidikan di daerah yang mewajibkan anak sekolah berkunjung ke museum.

Hal ini dilakukan agar rasa nasionalisme dan pengetahuan anak sekolah mengenai sejarah bangsanya sendiri semakin terpupuk.

Rekomendasi ini disampaikan Khofifah menanggapi masih kurangnya perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap Museum dan Monumen Peta (Pembela Tanah Air).
“Saya merekomendasikan agar disdik mewajibkan siswa-siswi berkunjung ke Museum Peta,” ujar Khofifah saat berkunjung ke Museum dan Monumen Peta di Jalan Jendral Sudirman, Kota Bogor, Minggu (16/8/2015).

Menurut dia, rekomendasi yang sama juga diterapkan di Jakarta. Tidak hanya siswa biasa, bahkan siswa dari sekolah internasional pun diajak wisata sejarah ke museum.

Sebagian besar siswa malah merasa mempelajari sejarah tidak cukup hanya dari internet. Mereka bahkan merasa lebih mendapatkan gambaran soal sejarah ketika berkunjung ke Museum Lubang Buaya.

Tak hanya itu, setiap ada tamu dari luar pun, Khofifah selalu menerimanya di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

“Ternyata tidak semua orang pernah ke taman makam pahlawan. Bahkan, mereka baru tahu jika yang mengelolanya Mensos,” tutur Khofifah.

Menurut dia, hal ini bisa menjadi cara untuk mendekatkan perjuangan para pahlawan dengan generasi penerusnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pun mengakui pengelolaan museum di kita, rata-rata belum baik. Tidak mengherankan jika banyak generasi muda malas ke museum. Atau ke museum tetapi tidak mendapatkan inspirasi dari nilai perjuangan pahlawannya.

“Di luar negeri, anak muda setelah masuk museum selalu keluar dengan hati bergelora dan terinspirasi para pahlawan bangsanya. Di kita, tidak. Bahkan bingung kalau mau dapat inspirasi dari pahlawan mau datang ke mana, karena  pengelolaan museum kita belum baik,” ucapnya. [Deni]
image

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline