Menu

Dark Mode
Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini Komdigi Tegaskan Aturan Pembatasan Akses Medsos Anak Bukan Larangan Pria Jarang Bergerak Rentan Alami Gangguan Saluran Kemih Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

Kabar Lifestyle

Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan

badge-check


					Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan
Ilustrasi AI. (Foto: Shutterstock) Perbesar

Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan Ilustrasi AI. (Foto: Shutterstock)

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan pengalamannya saat bertemu salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia kecerdasan buatan (AI), Joshua Bengio.

Dalam forum Bravo 500 Summit 2026, Meutya mengaku sempat menghadiri pertemuan di Singapura bersama Menteri Digital Singapura dan Presiden Singapura. Dalam kesempatan itu, ia duduk berdampingan dengan Joshua Bengio yang dikenal sebagai salah satu pionir dan pakar AI dunia.

Meutya menjelaskan pada awalnya ia berharap banyak mendengar cerita mengenai masa depan AI dan berbagai peluang yang akan dihadirkan teknologi tersebut. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Disampaikannya sebagian besar topik pembicaraan Bengio justru berisi peringatan mengenai risiko dan dampak yang bisa ditimbulkan AI jika tidak dikelola dengan baik.

“Saya sangat excited ketika itu duduk di samping beliau. Saya pikir beliau akan banyak menceritakan bagaimana AI ke depan, merubah berbagai hal, membantu banyak orang. Itu juga betul. Dia bicara sedikit tentang itu,” kata Meutya di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

“Tapi porsi pembicaraan dia ketika duduk dengan kami kurang lebih 80 persen menyatakan bahwa ‘you have to regulate cautiously’,” lanjutnya.

Meutya mengatakan Bengio lebih banyak menyoroti pentingnya mitigasi risiko dibanding hanya membicarakan peluang teknologi.

Menurutnya, peringatan tersebut datang dari seseorang yang mengikuti perkembangan AI sejak teknologi itu masih berada pada tahap awal pengembangan.

“Dia lebih banyak menyampaikan hal-hal yang bersifat mitigasi terhadap kerusakan-kerusakan yang potensi terjadi,” ujarnya.

Pengalaman tersebut semakin memperkuat keyakinan pemerintah bahwa pengembangan AI harus dibarengi dengan regulasi yang memadai. Meutya menilai kecepatan perkembangan AI saat ini menimbulkan tantangan besar bagi pemerintah, regulator, pelaku industri, hingga masyarakat.

“Siap atau tidak regulasi, siap atau tidak pemerintah, siap atau tidak masyarakat. Jadi ini hal-hal yang mungkin saya yakin nanti pembicara banyak perspektif,” imbuhnya.

Lebih lanjut Meutya mengatakan, diskusi mengenai AI kini tidak hanya berkutat pada optimisme dan peluang ekonomi, tetapi juga menyangkut kekhawatiran, mitigasi risiko, dan perlindungan masyarakat. Ia menilai sebagian negara menunjukkan tingkat kekhawatiran yang lebih tinggi terhadap AI dibandingkan antusiasme untuk mengadopsinya.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia memilih untuk mengambil langkah aktif dalam menyiapkan regulasi AI agar inovasi tetap berkembang tanpa mengorbankan keamanan dan kepentingan publik.

“Bagi kami sebagai regulator, inovasi harus diterima dengan tangan yang amat terbuka. Tapi pada saat yang sama, perlindungan terhadap masyarakat juga harus menjadi perhatian utama,” pungkas Meutya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap

12 June 2026 - 19:48 WIB

Komdigi Tegaskan Aturan Pembatasan Akses Medsos Anak Bukan Larangan

12 June 2026 - 19:25 WIB

Pria Jarang Bergerak Rentan Alami Gangguan Saluran Kemih

12 June 2026 - 19:22 WIB

REKA Bogor Gelar Rekaloka 2026, Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Naik Kelas

11 June 2026 - 08:57 WIB

Gunung Slamet Dibuka Lagi Hari Ini, Kuota Pendakian Dibatasi

10 June 2026 - 13:03 WIB

Trending on Kabar Lifestyle