Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Lifestyle

REKA Bogor Gelar Rekaloka 2026, Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Naik Kelas

badge-check


					rekaloka 2026. (foto: ist) Perbesar

rekaloka 2026. (foto: ist)

Kota Bogor– Banyaknya pelaku ekonomi kreatif di Kota Bogor menjadi perhatian khusus Forum Ekonomi Kreatif Kota Bogor (REKA Bogor). Reka Bogor yang dinahkodai Georgian Marcello, kembali menggelar program Rekaloka 2026 sebagai ajang kompetisi dan pengembangan kapasitas bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Bogor. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Bima Arya, Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor ini digelar kompetisi bisnis kreatif sekaligus workshop literasi keuangan dan pemasaran digital, Rabu (10/6/2026).

Menurut Georgian Marcello, program tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Hujan.

“Kami dari REKA Bogor sedang mengadakan Rekaloka, yaitu kompetisi bisnis kreatif yang diikuti para pelaku ekonomi kreatif dari Kota Bogor. Tahun ini terdapat sekitar 25 peserta dan lima peserta terbaik berhasil lolos ke babak final,” ujar Georgian.

Dalam kompetisi ini, lanjut Georgi, peserta memperebutkan total hadiah senilai Rp30 juta yang diberikan dalam bentuk dukungan modal usaha untuk membantu pengembangan skala bisnis mereka.

“Hari ini lima finalis akan bersaing memperebutkan hadiah sebesar Rp30 juta untuk tiga pemenang. Dana tersebut diharapkan dapat membantu memperbesar usaha mereka,” katanya.

Selain kompetisi, REKA Bogor juga menggelar workshop literasi keuangan dan digital marketing yang diikuti hampir 100 peserta. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan dan memaksimalkan keuntungan bisnis.

“Kami membuat workshop literasi finansial agar para pelaku usaha memiliki pencatatan keuangan yang baik sehingga bisa memaksimalkan profit usaha mereka,” jelas Georgian.

Lebih lanjut Georgi yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Kadin Kota Bogor, Rekaloka selama ini telah berjalan secara konsisten selama empat tahun terakhir, mulai 2023 hingga 2026. Selama periode tersebut, program ini telah melibatkan sekitar 700 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor usaha.

“Total peserta yang sudah mengikuti program ini mencapai sekitar 700 orang. Tahun ini peserta workshop hampir 100 orang,” ungkapnya.

Georgian menambahkan, penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif menjadi bagian dari upaya mendorong Kota Bogor menuju jaringan Kota Kreatif UNESCO. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan status Kota Bogor yang telah ditetapkan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai Kota Kreatif kategori seni pertunjukan.

“REKA Bogor diharapkan dapat membantu mendorong Bogor menuju Kota Kreatif UNESCO karena ekosistem ekonomi kreatifnya semakin terbentuk dan kapasitas para pelaku usahanya terus meningkat,” tuturnya.

Peserta kompetisi Rekaloka 2026 berasal dari berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari fashion, kriya, fotografi, desain grafis, desain eksterior, hingga pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

“Ada peserta yang bergerak di bidang studio desain, desain eksterior bangunan, layanan AI, fashion, fotografi, hingga usaha kreatif lainnya yang memiliki karakter dan inovasi unik,” kata Georgian.

Dalam menentukan pemenang, juri tidak hanya menilai aspek bisnis dan inovasi, tetapi juga dampak sosial yang dihasilkan dari usaha yang dikembangkan peserta.

“Ada beberapa unsur penilaian, tetapi yang paling kami soroti adalah seberapa besar dampak sosial yang ditimbulkan dari inovasi kreatif yang mereka miliki,” tegasnya.

Kompetisi tahun ini mengusung tema ‘Inovasi Kota Bogor untuk Kota Kreatif Dunia’. Tema tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha kreatif untuk menampilkan gagasan dan inovasi yang berpotensi memperkuat identitas Kota Bogor di tingkat nasional maupun internasional.

“Keluar sebagai juara Gradasi Alam, Attype Studio dan Saisoku,” pungkasnya. M Syahrul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran

25 September 2026 - 15:27 WIB

Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit

25 September 2026 - 15:20 WIB

Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI

25 September 2026 - 15:06 WIB

‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi

25 September 2026 - 15:01 WIB

Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun

25 September 2026 - 14:54 WIB

Trending on Kabar Lifestyle