Menu

Dark Mode
Banyak Perusahaan Indonesia Sudah Pakai AI, Tapi Belum Punya Strategi Elon Musk Bakal Bangun Pabrik di Bulan, Optimis dalam Waktu Dekat Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda Kenapa Iran Mulai Serang Pusat Data AI Milik Amerika? Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia

Kabar Lifestyle

Makhluk yang Hidup Jauh Sebelum Dinosaurus, Mirip Tumbuhan Berjalan

badge-check


					Tahukah kamu bahwa crinoid atau feather star adalah makhluk yang hidup jauh sebelum dinosaurus berkelana di muka bumi. (Foto: National Geographic) Perbesar

Tahukah kamu bahwa crinoid atau feather star adalah makhluk yang hidup jauh sebelum dinosaurus berkelana di muka bumi. (Foto: National Geographic)

Tahukah kamu bahwa ada makhluk yang hidup jauh sebelum dinosaurus berkelana di muka bumi. Dia adalah crinoid atau feather star, dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan lili laut.

Lili laut sudah hidup sejak 500 juta tahun lalu dan para ilmuwan kerap menyebutnya sebagai ‘fosil hidup’. Di bawah laut, dia terlihat seperti tanaman yang bergerak. Padahal, crinoid jelas merupakan seekor hewan.

Menariknya, lili laut dapat ditemukan di berbagai area di lautan mulai terumbu karang dangkal hingga palung laut dalam, hingga dasar berpasir.

Tahukah kamu bahwa ada makhluk yang hidup jauh sebelum dinosaurus berkelana di muka bumi. Dia adalah crinoid atau feather star, dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan lili laut.
Lili laut sudah hidup sejak 500 juta tahun lalu dan para ilmuwan kerap menyebutnya sebagai ‘fosil hidup’. Di bawah laut, dia terlihat seperti tanaman yang bergerak. Padahal, crinoid jelas merupakan seekor hewan.

Menariknya, lili laut dapat ditemukan di berbagai area di lautan mulai terumbu karang dangkal hingga palung laut dalam, hingga dasar berpasir.

Lebih tua dari dinosaurus
Crinoid pertama kali muncul dalam catatan fosil lebih dari setengah miliar tahun yang lalu, menjadikannya salah satu spesies hidup tertua di dunia saat ini. Mereka muncul selama era Kambrium Tengah, sekitar 300 juta tahun sebelum kedatangan dinosaurus.

Lebih dari 5.000 spesies fosil lili laut telah dideskripsikan, menjadikannya salah satu spesies yang paling umum dan beragam dalam catatan fosil. Saat ini, sekitar 650 spesies yang diperkirakan masih hidup.

Melansir Lembeh Resort, Selasa (2/6/2026), lili laut berkerabat dengan bintang laut, landak laut, bintang rapuh, dan teripang. Kelima kelompok ini membentuk cabang utama kerajaan hewan yang disebut echinodermata.

Meskipun lili laut menyerupai tumbuhan, mereka sebenarnya adalah hewan yang lengkap dengan sistem pencernaan dan saraf. Menariknya, lili laut lebih tua daripada tumbuhan darat mana pun. Jadi, dapat dikatakan bahwa flora darat menyerupai lili laut, bukan sebaliknya.

Lili laut ialah hewan berwarna-warni dengan tubuh kecil berbentuk cakram, lengan panjang seperti bulu, dan kaki kecil beruas yang disebut cirri (diucapkan ‘siri’). Mereka juga memainkan peran ekologis yang penting, dengan mendaur ulang nutrisi di dasar laut dan menyediakan tempat berlindung bagi berbagai macam ikan dan invertebrata.

Kaki mereka ditutupi oleh ratusan kaki kecil berbentuk tabung yang ditutupi oleh lapisan lendir lengket. Ini memungkinkan mereka untuk menangkap potongan makanan yang lewat. Secara unik, lili laut memiliki sistem saluran internal yang memungkinkan mereka untuk mengalirkan makanan melalui lengan mereka ke perut.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Banyak Perusahaan Indonesia Sudah Pakai AI, Tapi Belum Punya Strategi

6 August 2026 - 21:28 WIB

Elon Musk Bakal Bangun Pabrik di Bulan, Optimis dalam Waktu Dekat

6 August 2026 - 21:25 WIB

Tokek Berkepala Dua Ditemukan, Kepribadiannya Berbeda

6 August 2026 - 21:22 WIB

Kenapa Iran Mulai Serang Pusat Data AI Milik Amerika?

6 August 2026 - 21:19 WIB

Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya

6 August 2026 - 21:16 WIB

Trending on Kabar Lifestyle