Menu

Dark Mode
Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober Pemkot Bogor Siapkan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir Pakar Peringatkan Wabah Ebola di Afrika Bisa Jadi Mimpi Buruk Teknologi Kabel Laut Baru Ini Bikin Internet RI Makin Ngebut, Kapasitas Tembus 1 Tbps Kenapa T-Rex Tangannya Pendek? Ini Penjelasan Ilmiahnya Mencuci Pakaian dengan Dibalik, Sebenarnya Perlu Nggak Sih?

Kabar Bogor

Pemkot Bogor Siapkan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir

badge-check


					wali kota bogor dedie a rachim. (foto: ist) Perbesar

wali kota bogor dedie a rachim. (foto: ist)

Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan langkah penanganan melalui normalisasi drainase di sejumlah titik rawan banjir lintasan pascahujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa penanganan drainase menjadi prioritas untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi.

“Antisipasi perubahan cuaca dan hujan dengan curah hujan ekstrem sudah menjadi keharusan. Saya meminta seluruh aparatur di wilayah untuk siap melakukan mitigasi, pemetaan, dan langkah antisipasi di titik-titik rawan,” ungkap Dedie Rachim, Minggu (24/5/2026).

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas penanganan adalah saluran drainase di Jalan Dadali. Kondisi saluran yang mengalami penyempitan dan sedimentasi membuat air limpasan tidak lagi mampu mengalir dengan optimal ke drainase di bawah trotoar.

Selain itu, keberadaan pedagang tanaman hias di atas trotoar turut menjadi kendala dalam proses normalisasi saluran.

Camat Tanah Sareal, Rokib, telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan di area tersebut, karena lokasi itu akan digunakan untuk proses pembongkaran saluran lama.

Titik lain yang mendapat perhatian adalah Perumahan Yasmin Sektor 6. Saluran drainase yang tersumbat sampah mengakibatkan debit air meningkat hingga menjebol dinding pembatas antara kawasan perumahan dan jalur protokol.

Pemkot Bogor juga memprioritaskan perbaikan drainase di sepanjang Jalan Kapten Yusuf, Cikaret. Penanganan di lokasi tersebut membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, karena saluran drainase berasal dari wilayah hulu di Tamansari dan Ciapus.

Dedie Rachim menegaskan, penanganan drainase dan mitigasi banjir harus dilakukan secara kolaboratif agar dampak banjir lintasan dapat diminimalkan. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Yus: Akhiri Polemik, Mukota Kadin Kota Bogor Sudah Tepat

23 May 2026 - 20:12 WIB

Dokumen UFO Baru: Pejabat AS Lihat Rentetan Cahaya Misterius

23 May 2026 - 14:08 WIB

Jelang Laga Persib, Dandim Minta Bobotoh Jaga Keamanan Kota Bogor

22 May 2026 - 15:11 WIB

Soal Banjir di Yasmin, Sampah Jadi Sorotan Jenal Mutaqin

20 May 2026 - 23:32 WIB

Jelang Mukota Kadin Kota Bogor, SC Rampungkan 2 Tahapan Penting

18 May 2026 - 23:29 WIB

Trending on Kabar Bogor