Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar PDAM

Komitmen Jaga Kualitas, Tirta Pakuan Gelar Pelatihan Manajemen Halal

badge-check


					Dirut Tirta Pakuan rino indira gustiawan. (foto: rhey) Perbesar

Dirut Tirta Pakuan rino indira gustiawan. (foto: rhey)

Kota Bogor – Komitmen Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dalam menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen, terus diwujudkan. Salahsatunya dengan menggelar Pelatihan Manajemen Halal Batch 2.

Menurut Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, kegiatan ini diikuti jajaran pegawai dari berbagai divisi untuk memperdalam pemahaman mengenai standar, prosedur, dan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

“Sertifikasi dan pemahaman halal bukan lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan kebutuhan fundamental dalam pelayanan publik. Kami ingin memastikan setiap tetes air yang sampai ke pelanggan, telah melalui proses yang terjaga kesucian dan kehalalannya. Melalui pelatihan Batch 2 ini, kami membekali pegawai dengan kompetensi teknis agar mampu mengawal standar SJPH secara konsisten dari hulu hingga ke hilir,” ujar Rino.

Para peserta lanjutnya, mendapatkan materi komprehensif mulai dari identifikasi titik kritis halal, pengawasan alur proses produksi, hingga pengendalian bahan-bahan kimia yang digunakan dalam pengolahan air. Diskusi interaktif dan bedah studi kasus menjadi agenda utama guna memastikan regulasi halal dapat diterapkan secara aplikatif di lapangan.

“Penerapan SJPH di lingkungan perumda air minum memiliki dampak signifikan, baik bagi internal perusahaan maupun masyarakat luas. Kemudian, pelatihan ini membantu pegawai mendeteksi titik kritis misalnya penggunaan karbon aktif atau bahan koagulan) yang berpotensi terkontaminasi bahan non-halal,” jelasnya.

Dengan manajemen halal yang terstruktur, masih kata Rino, pengawasan proses menjadi lebih disiplin dan terdokumentasi dengan baik. Kemudian, SJPH bertindak sebagai standar tambahan yang memperketat kontrol kualitas air selain standar Permenkes.

“Kami menjamin seluruh rantai distribusi, mulai dari intake hingga pipa pelanggan, terbebas dari unsur najis atau tidak sesuai syariat. Tak hanya itu, kita juga memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat bahwa air yang mereka gunakan untuk konsumsi, ibadah (wudhu), dan kebutuhan sehari-hari sudah terjamin kehalalannya,” katanya.

Rheynaldhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

TP PKK dan Perumda Tirta Pakuan Sinergi Dukung Pendataan Pelanggan yang Akurat

30 April 2026 - 10:09 WIB

Tirta Pakuan Fokus Ajak Warga dan Sektor Usaha Gunakan Air PDAM

26 April 2026 - 21:00 WIB

Gelar Halal Bi Halal, PWI Kota Bogor dan Tirta Pakuan Perkuat Sinergitas

2 April 2026 - 19:37 WIB

Dua Direksi Baru Tirta Pakuan Hari Ini Dilantik

27 March 2026 - 08:44 WIB

Jelang Puasa, Tirta Pakuan Siap Jaga Kenyamanan Ibadah

13 February 2026 - 19:53 WIB

Trending on Kabar PDAM