Menu

Dark Mode
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, PBB Pertemukan Amerika-China Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia Data Center AI Butuh Listrik Jumbo, Dunia Mulai Khawatir Telkomsel Latih Ribuan Guru Kuasai AI Lewat CSR Terpujilah GURU 2026 Wajah Baru BlackBerry Setelah Tak Lagi Jualan HP

Kabar Politik

DPRD Kota Bogor Tebus Ijazah Warga Tak Mampu

badge-check


					Anggota DRPD Kota Bogor salurkan program tebus ijazah gratis. (Foto: Humpro Kota Bogor) Perbesar

Anggota DRPD Kota Bogor salurkan program tebus ijazah gratis. (Foto: Humpro Kota Bogor)

Kota Bogor – Masih adanya siswa yang belum menerima ijazah lantaran belum melunasi biaya administrasinya selama sekolah, membuat prihatin DPRD Kota Bogor dan  Pemerintah Kota Bogor. Sebagai bentuk pelayanan kepada aspirasi masyarakat, Pemkot dan DPRD Kota Bogor menyalurkan bantuan pelunasan biaya pendidikan atau yang dikenal dengan program tebus ijazah di Aula SMK YASBAM, Rabu (17/9/2025).

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang, program tebus ijazah merupakan inisiatif dari DPRD kota Bogor sejak 2022 silam dan ditujukan kepada kurang lebih 2000 siswa setiap tahunnya dengan anggaran kurang lebih Rp5 miliar sampai Rp7 miliar

“Ini adalah tindak lanjut dari hasil reses DPRD dan aspirasi warga yang menyampaikan permasalahan ijazah mereka tertahan di sekolah. Maka melalui kebijakan anggaran, kami bersepakat untuk membuat program yang alhamdulillah bisa berjalan sampai saat ini,” kata Dadang.

Kota Bogor saat ini lanjut Dadang, sudah menjadi contoh bagi berbagai daerah di Provinsi Jawa Barat berkaitan dengan program tebus ijazah. Sehingga ia berpesan kepada Pemerintah Kota Bogor melalui Wakil Wali Kota, agar program yang sudah jelas memberikan manfaat bagi warga Kota Bogor ini bisa terus dijalankan.

Sebab, dampak dari adanya program ini langsung bisa dirasakan oleh masyarakat. Karena, salah satu syarat dalam melamar pekerjaan adalah ijazah.

“Warga yang tidak memiliki ijazah tentu akan kesulitan dalam mencari kerja dan hal tersebut akan berdampak kepada meningkatnya angka pengangguran terbuka di Kota Bogor,” kata Dadang.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rezky Kartika, mengapresiasi pihak SMK YASBAM yang telah bekerjsama dengan Pemkot Bogor dalam memberikan data, dan bersedia untuk membantu siswa-siswa yang tidak mampu untuk bisa mendapatkan ijazahnya.

Dalam program kali ini, terdapat 70 ijazah yang dibagikan secara langsung. Rezky pun turut menyampaikan pesan kepada penerima manfaat agar ijazah yang sudah dipegang bisa menjadi penyemangat dan semoga menjadi manfaat kedepannya.

“Semoga ini menjadi manfaat dan bisa membantu anak-anak kita,” katanya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rezky Kartika serta anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Riyanto Andika Putra dan karina Soerbakti. Saefulloh

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik