Menu

Dark Mode
BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah Jadwal MPL ID S17 Week 4: RRQ Hoshi Vs Evos HUAWEI Mate 80 Pro Kembali, Juara Kamera dan Ketangguhan Sudah Ada Pura 80 Pro, Apa Alasan Huawei Bawa Mate 80 Pro ke RI?

Kabar Bogor

Tak Layak Pakai, JPO Paledang Kota Bogor Ditutup

badge-check


					Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI menilai JPO Paledang tak layak digunakan. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI menilai JPO Paledang tak layak digunakan. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Dinilai sudah tak layak digunakan, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang resmi ditutup mulai Rabu (20/8/ 2025). Keputusan ini dikeluarkan setelah hasil penelitian kelayakan konstruksi oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan Nomor: BM 0503-DO/689 menyatakan bahwa JPO tak layak digunakan, Selasa (19/8/2025).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun akan segera melakukan proses pembongkaran demi menjaga keselamatan masyarakat.

“Kami memahami JPO Paledang cukup vital bagi aktivitas masyarakat, namun hasil penelitian resmi menyatakan kondisinya sudah sangat berbahaya. Untuk itu, Pemkot Bogor bersama pihak terkait akan segera melaksanakan pembongkaran,” kata Dedie.

Lebij lanjut Dedie menekankan, bahwa keselamatan warga tidak boleh dikompromikan. Pemkot Bogor pun akan berkoordinasi dengan Kementerian PU serta pihak dinas terkait untuk mengkaji alternatif solusi bagi kebutuhan fasilitas penyeberangan di kawasan tersebut.

Berdasarkan kajian yang dilakukan Ditjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum, anak tangga JPO Paledang memiliki gradien yang sangat curam (diatas 30°). Sehingga tidak ramah dan kurang diminati, khususnya bagi masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan, penutupan JPO akan dilakukan dengan memasang pembatas dan spanduk pemberitahuan. Dan untuk akses pejalan kaki akan dilakukan masa uji coba melalui jalur perlintasan tidak sebidang.

“Malam ini, pagar di bawah JPO, di tengah dua jalur itu akan dibuka, akan dibuat median jalan pembatas. Nantinya pejalan kaki yang akan menyebrang jalan akan dipandu oleh petugas,” katanya. Rheynaldhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPBD dan Kwarcab Kota Bogor Lahirkan Pramuka Tangguh Bencana

17 April 2026 - 19:59 WIB

Ribuan Pegiat Kebudayaan Hadiri Riung Mungpulung Kasundaan di Kebun Raya Bogor

17 April 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Bogor dan Polres Bogor Sepakat Bentuk Timsus Penanganan Pungli

14 April 2026 - 20:34 WIB

Wali Kota Bogor dan Ketua Kadin Jabar Sepakat Sinergi

13 April 2026 - 15:30 WIB

Fokus Kekuatan Internal, Pramuka Kota Bogor Gelar Penyegaran dan Penguatan Andalan

11 April 2026 - 11:30 WIB

Trending on Kabar Bogor