Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Tak Layak Pakai, JPO Paledang Kota Bogor Ditutup

badge-check


					Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI menilai JPO Paledang tak layak digunakan. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI menilai JPO Paledang tak layak digunakan. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Dinilai sudah tak layak digunakan, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang resmi ditutup mulai Rabu (20/8/ 2025). Keputusan ini dikeluarkan setelah hasil penelitian kelayakan konstruksi oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan Nomor: BM 0503-DO/689 menyatakan bahwa JPO tak layak digunakan, Selasa (19/8/2025).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun akan segera melakukan proses pembongkaran demi menjaga keselamatan masyarakat.

“Kami memahami JPO Paledang cukup vital bagi aktivitas masyarakat, namun hasil penelitian resmi menyatakan kondisinya sudah sangat berbahaya. Untuk itu, Pemkot Bogor bersama pihak terkait akan segera melaksanakan pembongkaran,” kata Dedie.

Lebij lanjut Dedie menekankan, bahwa keselamatan warga tidak boleh dikompromikan. Pemkot Bogor pun akan berkoordinasi dengan Kementerian PU serta pihak dinas terkait untuk mengkaji alternatif solusi bagi kebutuhan fasilitas penyeberangan di kawasan tersebut.

Berdasarkan kajian yang dilakukan Ditjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum, anak tangga JPO Paledang memiliki gradien yang sangat curam (diatas 30°). Sehingga tidak ramah dan kurang diminati, khususnya bagi masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan, penutupan JPO akan dilakukan dengan memasang pembatas dan spanduk pemberitahuan. Dan untuk akses pejalan kaki akan dilakukan masa uji coba melalui jalur perlintasan tidak sebidang.

“Malam ini, pagar di bawah JPO, di tengah dua jalur itu akan dibuka, akan dibuat median jalan pembatas. Nantinya pejalan kaki yang akan menyebrang jalan akan dipandu oleh petugas,” katanya. Rheynaldhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor