Menu

Dark Mode
JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

Kabar Bogor

Dedie Rachim: Kemerdekaan adalah Perjuangan dan Doa Panjang Bangsa

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan forkopimda doa bersama di Tugu Kujang. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan forkopimda doa bersama di Tugu Kujang. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang telah menginjak usia 80 tahun. Hal tersebut disampaikannya usai doa bersama lintas agama dari Kota Bogor untuk Indonesia yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Tugu Kujang, Kota Bogor, Minggu (17/8/2025).

Doa bersama dipimpin para pemuka agama Kota Bogor, yaitu K.H. Tb. Muhidin, Romo Endro Susanto, Suhu Xie Shang, Pastor Cahaya Philip, Pandita Ida Rsi Agung, dan Js. Andri Harsono.

Menurut Dedie, kemerdekaan yang diraih merupakan akumulasi dari perjuangan dan doa panjang segenap bangsa Indonesia, yang didasari rasa cinta tanah air oleh seluruh elemen bangsa, tidak hanya didominasi satu agama, tetapi juga doa dari berbagai agama, suku, ras, dan keturunan yang berbeda-beda.

“Alhamdulillah, setelah kita meraih kemerdekaan tentu menjadi tugas kita bersama untuk mengisi dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa yang kita cintai, masyarakat Indonesia,” kata Dedie Rachim.

Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraannya menekankan pembangunan bangsa tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia.

Hal ini diwujudkan melalui langkah-langkah dalam Asta Cita, antara lain Program Makan Bergizi Gratis, yang bukan hanya untuk segelintir orang, melainkan benar-benar dipersiapkan untuk melahirkan generasi emas Indonesia tahun 2045.

Salah satu turunan Asta Cita adalah program kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, serta kebijakan-kebijakan di bidang kesehatan yang harus tepat sasaran, berbasis data dan fakta.

Selanjutnya, pembangunan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Merah Putih, bertujuan agar masyarakat di lapisan terkecil dapat bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Selain itu, Dedie Rachim menekankan, masih banyak program lain yang perlu didukung dan disukseskan bersama.

“Semoga melalui doa-doa yang dipanjatkan para tokoh lintas agama, Allah SWT memberikan keberkahan bagi kita semua, menjaga rakyat Indonesia, serta menguatkan kita dalam mengisi pembangunan untuk kejayaan tanah air dan bangsa,” tuturnya.

Dedie Rachim juga berharap, semoga doa terbaik ini mempererat kebersamaan, memperkuat persatuan, dan selalu memberi semangat membangun bangsa Indonesia. Rizki Mauludi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan

27 August 2026 - 14:56 WIB

Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

26 August 2026 - 14:51 WIB

Wujudkan Generasi Sehat Kota Bogor, Pemkot Bogor Gelar Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

26 August 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Ummat Islam Ikuti Maulid Nabi di Mesjid Agung

26 August 2026 - 13:33 WIB

Halte Air Alam, Upaya Pemkot Bogor Percantik Kota Tanpa APBD

23 August 2026 - 14:23 WIB

Trending on Kabar Bogor