Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar Bogor

Dedie Rachim: Kemerdekaan adalah Perjuangan dan Doa Panjang Bangsa

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan forkopimda doa bersama di Tugu Kujang. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan forkopimda doa bersama di Tugu Kujang. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang telah menginjak usia 80 tahun. Hal tersebut disampaikannya usai doa bersama lintas agama dari Kota Bogor untuk Indonesia yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Tugu Kujang, Kota Bogor, Minggu (17/8/2025).

Doa bersama dipimpin para pemuka agama Kota Bogor, yaitu K.H. Tb. Muhidin, Romo Endro Susanto, Suhu Xie Shang, Pastor Cahaya Philip, Pandita Ida Rsi Agung, dan Js. Andri Harsono.

Menurut Dedie, kemerdekaan yang diraih merupakan akumulasi dari perjuangan dan doa panjang segenap bangsa Indonesia, yang didasari rasa cinta tanah air oleh seluruh elemen bangsa, tidak hanya didominasi satu agama, tetapi juga doa dari berbagai agama, suku, ras, dan keturunan yang berbeda-beda.

“Alhamdulillah, setelah kita meraih kemerdekaan tentu menjadi tugas kita bersama untuk mengisi dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa yang kita cintai, masyarakat Indonesia,” kata Dedie Rachim.

Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraannya menekankan pembangunan bangsa tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia.

Hal ini diwujudkan melalui langkah-langkah dalam Asta Cita, antara lain Program Makan Bergizi Gratis, yang bukan hanya untuk segelintir orang, melainkan benar-benar dipersiapkan untuk melahirkan generasi emas Indonesia tahun 2045.

Salah satu turunan Asta Cita adalah program kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, serta kebijakan-kebijakan di bidang kesehatan yang harus tepat sasaran, berbasis data dan fakta.

Selanjutnya, pembangunan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Merah Putih, bertujuan agar masyarakat di lapisan terkecil dapat bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Selain itu, Dedie Rachim menekankan, masih banyak program lain yang perlu didukung dan disukseskan bersama.

“Semoga melalui doa-doa yang dipanjatkan para tokoh lintas agama, Allah SWT memberikan keberkahan bagi kita semua, menjaga rakyat Indonesia, serta menguatkan kita dalam mengisi pembangunan untuk kejayaan tanah air dan bangsa,” tuturnya.

Dedie Rachim juga berharap, semoga doa terbaik ini mempererat kebersamaan, memperkuat persatuan, dan selalu memberi semangat membangun bangsa Indonesia. Rizki Mauludi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana

10 October 2026 - 18:50 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

7 October 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

7 October 2026 - 22:00 WIB

Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

7 October 2026 - 21:51 WIB

Trending on Kabar Bogor