Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Politik

Kampanye Terselubung Berbalut Acara Keagamaan Jadi Sorotan Bawaslu Kota Bogor

badge-check


					Kampanye Terselubung Berbalut Acara Keagamaan Jadi Sorotan Bawaslu Kota Bogor Perbesar

Kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Bogor diindikasi dimanfaatkan sebagai ajang kampanye terselubung calon kepala daerah. Demikian dikatakan Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian, Senin (30/9/2024).

“Untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut jangan menjadi kampanye terselubung dari Pasangan calon (Paslon) kepala daerah dalam Pilkada serentak 2024,” kata Anto sapaan akrabnya.

Anto melanjutkan, dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tidak masalah mengundang Paslon kepala daerah untuk hadir dalam kegiatan. Namun, harus bisa menahan diri untuk tidak memberikan kegiatan kampanye kepada Paslon kepala daerah.

“Ya, saat ini sudah masuk tahapan kampanye hingga Tanggal 24 November 2024. Sehingga apabila setiap orang yang melanggar, bisa dikenakan sanksi Pidana yaitu melanggar Pasal 187 ayat (3) jo 69 UU No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan,” terang Anto.

Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH Tb Muhyidin mengatakan m, bahwa saat ini memang harus tetap menjaga kesejukan dalam event Pilkada serentak 2024. Karena namanya pesta demokrasi, masyarakat semua harus bergembira saat pesta. Harus tetap terjaga biar tidak berlebihan dan melanggar aturan.

“Alhamdulillah sepanjang bulan Maulid, banyak acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tidak sedikit yang dihadiri Cawalkot, tapi masyarakat yang mengadakan acaranya. Sekalipun dihadiri Cawalkot Bogor, mereka hanya hadir seperti tamu yang lain,” tuturnya.

Digelarnya acara dan hadirnya undangan lanjut Muhyidin, untuk memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Sepengetahuan saya memang banyak dihadiri kontestan Pilkada serentak 2024. Namun, tidak ada satupun yang memberikan kesempatan untuk menyampaikan ceramah atau sambutan,” tambah Muhyidin.

Muhyidin menyatakan, untuk itu panitia pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW harus cermat dalam mengundang Paslon kepala daerah di Kota Bogor, agar tidak menjadi masalah dengan tetap mengedepankan netralitas. pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor

24 September 2026 - 21:46 WIB

Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

24 September 2026 - 16:12 WIB

Dedie Rachim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bogor

24 September 2026 - 16:01 WIB

DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking

24 September 2026 - 15:52 WIB

Trending on Kabar Bogor