Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Politik

Atang Buka-bukan Soal Annida

badge-check


					Atang Buka-bukan Soal Annida Perbesar

Calon Walikota Bogor Atang Trisnanto mulai buka-bukaan, terkait alasannya memilih pendampingnya (Annida Alivia) dalam Pilkada Kota Bogor dari kalangan generasi muda. Hal itu dibongkar Atang saat menjadi narasumber dalam acara peluncuran gerakan Pahlawan Demokrasi yang diadakan Bidang Kepemudaan DPP PKS, Selasa, (3/9/2024).

Seperti dikutip di halaman web pks.id gerakan  pahlawan Demokrasi ini diluncurkan untuk menginspirasi dan melibatkan generasi muda aktif dalam politik, terutama dalam menghadapi Pilkada serentak 2024 mendatang.

Menurut Atang, salah satu latar belakang berpasangan dengan Annida Allivia dalam Pilwalkot Bogor ini, karena sudah waktunya anak muda tidak hanya menjadi objek yang dicari suaranya, tetapi harus aktif menjadi subjek.

“Karena kita masih muda jadi kalau bicara pahlawan demokrasi adalah anak-anak muda yang harus tampil menjadi subjek pembangunan,” kata Atang.

Atang juga menilai pemilihan nuasana pakaian yang dikenakan dirinya dan Annida mencirikan anak muda yang berani dan kolaboratif, yakni merah muda dan hitam.

Kolaborasi pemimpin muda dari generasi X (Atang) yang bisa menyambungkan dengan generasi baby boomer dan milenial dengan generasi Z (Annida) yang menyambungkan dengan generasi alfa membuat semua generasi dapat dipayungi.

“Jadi kami pasangan komplet mulai dari anak-anak hingga orang tua,” ungkap Atang, yang siap mewujudkan visi “Kota Bogor Nyaman untuk Semua” 

Ketua DPRD Kota Bogor periode 2019-2024 ini optimis jika dirinya menduduki kursi eksekutif, maka ia akan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang telah dibuatnya ketika di parlemen.

“Banyak Perda yang sudah kami buat berdasarkan diskusi dengan masyarakat, itu tidak bisa dieksekusi karena keterbatasan tupoksi legislatif,” jelasnya.

 pratama (sumber pks.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda

10 March 2026 - 22:47 WIB

Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot

10 March 2026 - 22:14 WIB

​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan

10 March 2026 - 21:59 WIB

Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial

10 March 2026 - 21:45 WIB

Trending on Kabar Politik