Menu ✖

Dark Mode
Ular Raksasa di Sulawesi Pecahkan Rekor, Ahli Yakin Ada yang Lebih Besar Batam Gelap Seharian, Warga Menjerit di Medsos: Air Mati, Sinyal Hilang Belum Capai Puncak, El Nino Sudah Picu Rekor Suhu di Pasifik Pakar Ungkap Penyebab Fenomena Retakan Tanah di Kalimantan Apple Gandeng Saingan Samsung Garap Sumber Duit Baru Robot Menyerah, Tak Sanggup Gantikan Manusia Kerja di Gedung Ecommerce

Kabar Politik

Atang Buka-bukan Soal Annida

badge-check


					Atang Buka-bukan Soal Annida Perbesar

Calon Walikota Bogor Atang Trisnanto mulai buka-bukaan, terkait alasannya memilih pendampingnya (Annida Alivia) dalam Pilkada Kota Bogor dari kalangan generasi muda. Hal itu dibongkar Atang saat menjadi narasumber dalam acara peluncuran gerakan Pahlawan Demokrasi yang diadakan Bidang Kepemudaan DPP PKS, Selasa, (3/9/2024).

Seperti dikutip di halaman web pks.id gerakan  pahlawan Demokrasi ini diluncurkan untuk menginspirasi dan melibatkan generasi muda aktif dalam politik, terutama dalam menghadapi Pilkada serentak 2024 mendatang.

Menurut Atang, salah satu latar belakang berpasangan dengan Annida Allivia dalam Pilwalkot Bogor ini, karena sudah waktunya anak muda tidak hanya menjadi objek yang dicari suaranya, tetapi harus aktif menjadi subjek.

“Karena kita masih muda jadi kalau bicara pahlawan demokrasi adalah anak-anak muda yang harus tampil menjadi subjek pembangunan,” kata Atang.

Atang juga menilai pemilihan nuasana pakaian yang dikenakan dirinya dan Annida mencirikan anak muda yang berani dan kolaboratif, yakni merah muda dan hitam.

Kolaborasi pemimpin muda dari generasi X (Atang) yang bisa menyambungkan dengan generasi baby boomer dan milenial dengan generasi Z (Annida) yang menyambungkan dengan generasi alfa membuat semua generasi dapat dipayungi.

“Jadi kami pasangan komplet mulai dari anak-anak hingga orang tua,” ungkap Atang, yang siap mewujudkan visi “Kota Bogor Nyaman untuk Semua” 

Ketua DPRD Kota Bogor periode 2019-2024 ini optimis jika dirinya menduduki kursi eksekutif, maka ia akan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang telah dibuatnya ketika di parlemen.

“Banyak Perda yang sudah kami buat berdasarkan diskusi dengan masyarakat, itu tidak bisa dieksekusi karena keterbatasan tupoksi legislatif,” jelasnya.

 pratama (sumber pks.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Sidang Gugatan Pendidikan Gibran Masuk Babak Akhir, Pakar UMY Sebut Jabatan Wapres Tetap Sah

6 October 2026 - 11:09 WIB

Sempat Terancam Nonaktif, Ratusan Ribuan BPJS Warga Kota Bogor Akhirnya Terselamatkan.

30 September 2026 - 10:09 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Lepas Delegasi PSM Agria Suara IPB ke Busan

26 September 2026 - 14:53 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

Trending on Kabar Politik