Menu

Dark Mode
Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat Pantau Bencana, China dan Negara Asia Tengah Bangun Konstelasi Satelit Pendiri Stripe: Gen Z Perlu Punya 2 Ijazah untuk Survive di Era AI

Kabar Bogor

Hewan Kurban di Kota Bogor Bakal Diperiksa

badge-check


					Hewan Kurban di Kota Bogor Bakal Diperiksa Perbesar

Tingginya permintaan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha, membuat sejumlah pedagang hewan kurban dadakan menjamur di Kota Bogor. Agar masyarakat yang hendak berkurban tenang dan tak khawatir dengan kesehatan hewan kurbannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengaku siap memeriksa hewan kurban.

Kepala DKPP Kota Bogor, Chusnul Rozaqi memastikan pemerintah memberikan pelayanan ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memiliki kualitas daging yang baik.

“Jadi, kita Pemkot Bogor dari dinas bekerjasama dengan sekolah vokasi, kedokteran dan juga perhimpunan dokter hewan untuk memonitor, memantau sampai dengan selesai pelaksanaan. Nantinya petugas ini akan mobile memeriksa di lapak-lapak serta di tempat penyembelihan. Kita juga kerja sama dengan Kemenag, MUI dan DMI, kita koordinasi terus,” ujarnya.

Kabid Peternakan DKPP Kota Bogor Anizar menyampaikan, dalam kesiapan pelaksanaan hewan kurban, Kota Bogor sudah jauh-jauh hari melakukan vaksinasi PMK di 30 hingga 20 hari menjelang hari raya Idul Adha, sehingga menjelang hari H tidak lagi dilakukan vaksinasi melainkan dilakukan pemeriksaan, serta pemantauan hewan kurban.

“Jadi kita sarankan seluruh hewan yang ada di Kota Bogor itu agar sudah diperiksa kesehatannya, karena tim dari Kota Bogor mulai hari ini sudah terjun ke lapangan. Nanti ketika dicek setelah terbukti sehat kita beri surat keterangan kesehatan sehat (SKKH),” ucapnya.

Dalam melakukan pemeriksaan hewan kurban DKPP Kota Bogor mendapat bantuan dari sekolah vokasi, Polbangtan, FKH IPB dan dari Perhimpunan dokter hewan Jawa Barat 2 serta tim dari DKPP dengan total sekitar 360-an petugas

“Petugas banyak dan Insya Allah cukup, karena jumlah DKM di Kota Bogor juga cukup, banyak ya jumlahnya lebih kurang ada 800 DKM,” katanya.

Ketersediaan hewan kurban di Kota Bogor selain berasal dari peternak dalam kota juga berasal dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan NTB.

Namun sesuai regulasi Permentan Nomor 17 tahun 2023 bahwa otoritas perizinan lalu lintas hewan kurban yang masuk ada di wilayah Jawa Barat. Sehingga kabupaten/kota memiliki tugas untuk memastikan bahwa hewan yang diperjualbelikan sudah memiliki sertifikat yang lengkap.

“Jadi sementara itu kalau tingkat pemkot itu hanya mengeluarkan izin dari dalam kota saja. Jadi untuk dari luar kota itu lalu lintas keluar masuknya menggunakan aplikasi, izinnya dari provinsi melalui Aplikasi PKH. Jadi dokumen melalui aplikasi, kita hanya memeriksa saja,” ujarnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis

29 June 2026 - 20:38 WIB

Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor

29 June 2026 - 17:13 WIB

Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata

28 June 2026 - 23:16 WIB

Pemkot Bogor Mulai Tata Kawasan Pintu Masuk Kota di Cimahpar

25 June 2026 - 08:16 WIB

Si Cerdik Balita Perkuat Peran Orang Tua dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

22 June 2026 - 21:49 WIB

Trending on Kabar Bogor