Menu

Dark Mode
Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat Pantau Bencana, China dan Negara Asia Tengah Bangun Konstelasi Satelit Pendiri Stripe: Gen Z Perlu Punya 2 Ijazah untuk Survive di Era AI

Kabar Bogor

Kecewa, KPU dan Bawaslu Kota Bogor Tak Hadiri Deklarasi Damai Pilpres 2024

badge-check


					Kecewa, KPU dan Bawaslu Kota Bogor Tak Hadiri Deklarasi Damai Pilpres 2024 Perbesar

Deklarasi damai pilpres 2024 yang digagas Peradi Kota Bogor dan insan pers Bogor Raya tak dihadiri KPU Kota Bogor dan Bawaslu Kota Bogor, Senin (11/11/2023). Padahal keduanya merupakan instrumen utama terlaksananya Pilpres berjalan lancar.

Kekecewaan diungkapkan Ketua Peradi Kota Bogor, Gunara yang menyayangkan ketidakhadiran KPU dan Bawaslu dalam deklarasi damai ini. Padahal entery poinnya di sana untuk mereka. Pasalnya, tak ada perwakilan yang datang saat diundang dalam acara deklarasi damai Pilpres 2024 bertajuk ‘Pilpres Sehari Jangan Goyah Silaturahmi’ di Teras Dara Café n Resto Kota Bogor.

“Kegiatan ini menjadi salah satu pendorong bagi masyarakat dan semua kalangan untuk ikut berpartisipasi dalam agenda pemilu, dimana KPU menjadi pelaksananya mendapat panggung. Kami kecewa KPU dan Bawaslu tidak hadir, padahal mereka adalah penyelenggaraan Pemilu dan kami undang,” katanya.

Ditambahkan oleh anggota Peradi Kota Bogor Mahakati. Menurutnya, terlepas dari apapun yang menjadi alasan dari KPU dan Bawaslu atas ketidakhadiran dalam acara ini menjadi hal yang keliru. Dimana ini merupakan momentum bagi KPU,  karena sebagai lembaga yang bertugas mengawal pelaksanaan plilpres dan pileg harusnya juga memberikan kontribusi yang nyata juga dan bersama bergandeng tangan dengan semua elemen organisasi atau masyarakat.

“Tapi dalam hal ini, kami melihat hari tidak ada, kami juga tidak bersuuzon. Di sini hanya menyesalkan paling tidak wakil datang ada yang memberikan alasan kepada kita,” katanya.

Sekretaris PWI Kota Bogor Herman Indra Budi mengaku juga kecewa dengan tidak hadirnya KPU dan Bawaslu Kota Bogor dalam acara deklarasi ini.

“Jujur saya kecewa karena KPU dan Bawaslu tidak ada, padahal acara ini dibuat sebagai bentuk kepedulian kita dari insan pers khususnya kepada penyelenggara Pilpres di Kota Bogor agar kondusif,” katanya.

Menurutnya, deklarasi ini merupakan bentuk keseriusan untuk menjaga kondusivitas di Kota Bogor.

“Saya yakin seluruh yang hadir menginginkan pemilihan presiden yang damai khususnya di Kota Bogor,” katanya.

Seperti diketahui, acara deklarasi damai ini dihadiri dari berbagai unsur, mulai Forkominda  dihadiri oleh Wakil Wali Kota Dedie Rachim, unsur kepemudaan oleh Ketua KNPI Sapta Bela, tokoh masyarakat, ketua-ketua partai di antaranya ketua partai Demokrat  ketua tim pemenangan daerah (TPD) dari 3 calon pasangan Pilpres 1,2 dan 3.

Tak hanya itu seluruh anggota perwakilan advokat se-bogor raya, dan hadir pula musisi dunia Kunto Hartono dalam deklarasi damai Pilpres 2024 ini.Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis

29 June 2026 - 20:38 WIB

Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor

29 June 2026 - 17:13 WIB

Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata

28 June 2026 - 23:16 WIB

Pemkot Bogor Mulai Tata Kawasan Pintu Masuk Kota di Cimahpar

25 June 2026 - 08:16 WIB

Si Cerdik Balita Perkuat Peran Orang Tua dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

22 June 2026 - 21:49 WIB

Trending on Kabar Bogor