Menu

Dark Mode
Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya Ilmuwan Top Amerika Tewas Ditembak, Dunia Sains Berduka Indosat Rilis HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa Mudik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

Kabar Bogor

Korban Longsor di Bogor Didatangi Ridwan Kamil

badge-check


					Korban Longsor di Bogor Didatangi Ridwan Kamil Perbesar

Rumah korban tanah longsor di RT 2 RW 8, Kampung Got, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (20/7/2022) siang, didatangi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kedatangan Kang Emil sapaannya bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Danlanud Atang Sanjaya, Marsma TNI Suliono itu, untuk menyerahkan secara simbolis bantuan santunan Rp 10 juta, 150 paket sembako dan bantuan renovasi 2 rumah yang terdampak longsor.

“Kejadian bencana banjir yang memang melanda dibanyak tempat di pulau Jawa, yang memang dengan waktu bersamaan dimonitor terjadi banjir di Banten, DKI, Jawa Tengah dan khusus Jawa Barat ada 4, sebagian di Bekasi, sebagian di Bogor yang saya kunjungi kemudian Depok dan yang paling parah di Kabupaten Garut,” kata Kang Emil.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan duka dan permintaan maaf karena baru saja mendarat menunaikan ibadah haji dan mengagendakan mendatangi kediaman korban bencana di Kota Bogor.

“Kita menyampaikan bantuan dan rasa duka cita kita kepada salah satu yang berpulang dengan dua follow up, yaitu mengevaluasi. Tentunya sistem sungai yang kita cegah untuk tidak terulang lagi,” jelasnya.

Selain itu kata dia, pihaknya memberikan bantuan tanggap darurat dan rekonstruksi khususnya untuk dua rumah yang terkena musibah longsor atau rusak parah.


Baca juga : Pohon Tumbang Dekat Istana Bogor, Tiga Mobil Rusak


Kang Emil berpesan kepada warga agar tetap waspada jika cuaca ekstrem terjadi, harus saling menjaga dan mempersiapkan diri.

Menurut dia, kebencanaan tersebut merupakan hidrologis yang merupakan ciri khas mayoritas terjadi di Jawa Barat atau kebencanaan yang berhubungan dengan air.

“Tapi penanganan-penanganan anti banjir sudah kita lakukan semaksimal mungkin. Bahkan Jawa Barat dapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” sebutnya.

Disamping itu, penyelesaian dan antisipasi penanganan berbasis lingkungan pun sudah maksimal.

“Jumlah kebencanaan Insya Allah menurun secara jumlah. Jadi mudah-mudahan warisan kita untuk generasi mendatang,” katanya.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pulang Kampung Tanpa Biaya, Pemkab Bogor Buka Layanan Mudik Gratis

25 February 2026 - 13:33 WIB

Empat BUMD Dievaluasi, Bupati Bogor Siapkan Tim Pansel Calon Direksi

25 February 2026 - 12:46 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diproyeksikan Jadi Pusat Perniagaan Bogor Timur dan Tengah

22 February 2026 - 15:15 WIB

BiiFest 2026 Digelar 10 Hari, Hadirkan MTQ hingga Dakwah Digital di Medsos

20 February 2026 - 20:29 WIB

Urai Kemacetan, Dishub Kota Bogor Lakukan Penindakan Hukum

19 February 2026 - 14:51 WIB

Trending on Kabar Bogor