Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

Kabar Bogor

Korban Longsor di Bogor Didatangi Ridwan Kamil

badge-check


					Korban Longsor di Bogor Didatangi Ridwan Kamil Perbesar

Rumah korban tanah longsor di RT 2 RW 8, Kampung Got, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (20/7/2022) siang, didatangi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kedatangan Kang Emil sapaannya bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Danlanud Atang Sanjaya, Marsma TNI Suliono itu, untuk menyerahkan secara simbolis bantuan santunan Rp 10 juta, 150 paket sembako dan bantuan renovasi 2 rumah yang terdampak longsor.

“Kejadian bencana banjir yang memang melanda dibanyak tempat di pulau Jawa, yang memang dengan waktu bersamaan dimonitor terjadi banjir di Banten, DKI, Jawa Tengah dan khusus Jawa Barat ada 4, sebagian di Bekasi, sebagian di Bogor yang saya kunjungi kemudian Depok dan yang paling parah di Kabupaten Garut,” kata Kang Emil.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan duka dan permintaan maaf karena baru saja mendarat menunaikan ibadah haji dan mengagendakan mendatangi kediaman korban bencana di Kota Bogor.

“Kita menyampaikan bantuan dan rasa duka cita kita kepada salah satu yang berpulang dengan dua follow up, yaitu mengevaluasi. Tentunya sistem sungai yang kita cegah untuk tidak terulang lagi,” jelasnya.

Selain itu kata dia, pihaknya memberikan bantuan tanggap darurat dan rekonstruksi khususnya untuk dua rumah yang terkena musibah longsor atau rusak parah.


Baca juga : Pohon Tumbang Dekat Istana Bogor, Tiga Mobil Rusak


Kang Emil berpesan kepada warga agar tetap waspada jika cuaca ekstrem terjadi, harus saling menjaga dan mempersiapkan diri.

Menurut dia, kebencanaan tersebut merupakan hidrologis yang merupakan ciri khas mayoritas terjadi di Jawa Barat atau kebencanaan yang berhubungan dengan air.

“Tapi penanganan-penanganan anti banjir sudah kita lakukan semaksimal mungkin. Bahkan Jawa Barat dapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” sebutnya.

Disamping itu, penyelesaian dan antisipasi penanganan berbasis lingkungan pun sudah maksimal.

“Jumlah kebencanaan Insya Allah menurun secara jumlah. Jadi mudah-mudahan warisan kita untuk generasi mendatang,” katanya.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram

28 October 2026 - 23:27 WIB

Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

28 October 2026 - 16:55 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda

28 October 2026 - 13:15 WIB

Bocah Ajaib Kuliah Umur 9 Tahun, Calon Doktor Fisika di Usia 18 Tahun

28 October 2026 - 12:35 WIB

Grand Design Sistem Transportasi Kota Bogor, Kadishub Fokus 3 Aspek

28 October 2026 - 08:18 WIB

Trending on Kabar Bogor