Menu

Dark Mode
Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN Pemkot Ajak Konsistensi Jaga Kebersihan Kota Bogor April Sudah Masuk Kemarau, Kenapa Masih Hujan Deras? Tentara Israel Akui Iron Dome Cs Gagal Bendung Rudal Iran Unik! Astronaut Artemis II Tidur di Luar Angkasa Mirip Kelelawar Satelit NASA Ungkap Tembok Hijau China Menjinakkan Gurun

Bogoh Ka Bogor

Kagumi Lukisan Raden Saleh, Bima Arya Ingatkan Soal Nasionalisme

badge-check


					Makam Raden Saleh
Perbesar

Makam Raden Saleh

Hasil karya lukisan  Raden Saleh Syarif Bustaman yang  menggambarkan penangkapan Pangeran Diponegoro, dikagumi Wali Kota Bogor, Bima Arya yang hadir dalam haul Raden Saleh ke-142 dan pengajian akbar di Makam Raden Saleh, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (8/6/2022).

“Semua bisa melihat bahwa seorang Raden Saleh memiliki sisi nasionalisme yang luar biasa, keberanian yang luar biasa dan jiwa kesenian atau artistik yang sangat tinggi pada zamannya. Raden Saleh pernah keliling dunia dan tinggal di beberapa belahan eropa. Ketika kecil beliau diajak keliling Jawa untuk ‘memotret’ atau melukis wajah-wajah Jawa, Indonesia pada umumnya, sehingga menimbulkan dan menguatkan rasa nasionalisme, cinta kepada tanah air dan rasa anti penjajahan,” kata Bima.

Lukisan penangkapan Pangeran Diponegoro menjadi satu dari lukisan lain yang dipajang pada salah satu ruangan di Balai Kota Bogor. Hal ini dimaksudkan untuk mengingatkan bahwa Raden Saleh itu orang Bogor, seorang pahlawan dan seniman yang berwawasan global.

Bima Arya menceritakan, pada tahun 1969, Bung Karno memerintahkan kementerian untuk melaksanakan revitalisasi makam Raden Saleh dan kawasannya.

Baca Juga

Wapres Kunjungi Cibuluh, Pengrajin Batik Diberi Modal Usaha

Saat ini kondisinya sudah lebih baik dan Habib Luthfi Bin Yahya mengingatkan semua melalui KH Mustofa Abdullah bin Nuh dan Ustadz Turmudi Hudri untuk menjaganya bersama-sama.

“Kondisinya harus terus diperhatikan dan menjaganya. Bukan saja melakukan revitalisasi secara fisik, tapi yang lebih penting lagi adalah aspek spiritual, dimensi perjuangannya, rasa nasionalisme, menjadi hal selalu diingatkan Habib Luthfi, seperti konsistensi Habib Luthfi dalam memperjuangkan NKRI dan islam yang rahmatan lil alamin bagi semua,” ujar Bima Arya.

Ketua pelaksana, Ustadz Turmudi Hudri menyampaikan, kegiatan haul Raden Saleh Syarif Bustaman yang memiliki nama Sayyid Saleh bin Husein bin Auf bin Hasan bin Auf bin Hasan bin Idrus bin Muhammad bin Hasan bin Yahya, merupakan inisiasi Habib Luthfi bin Yahya.

“Dari Habib Luthfi kita semua menjadi tahu bahwa Raden Saleh Syarif Bustaman adalah mutiara Bogor,” katanya.

Untuk lebih memeriahkan haul Raden Saleh, panitia juga menyelenggarakan lomba karya tulis tentang sejarah Raden Saleh yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia. Acara ditutup dengan tausiah yang disampaikan KH Mustofa Abdullah bin Nuh.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Ajak Konsistensi Jaga Kebersihan Kota Bogor

7 April 2026 - 19:48 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

4 April 2026 - 07:09 WIB

Vonis Bebas Amsal Sitepu, Cerminkan Rasa Keadilan

2 April 2026 - 22:13 WIB

Wali Kota Bogor Buka Bimbingan Manasik Haji, Ingatkan Pentingnya Kesehatan Jamaah

2 April 2026 - 21:17 WIB

Bupati Rudy Susmanto Dites Urine, ASN Pemkab Bogor Tunggu Giliran

2 April 2026 - 20:29 WIB

Trending on Headline