Menu ✖

Dark Mode
Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI Dari Dapur ke Pasar Digital, Teknologi Bantu Ibu Rumah Tangga Jadi Bos China Buka Taman Hiburan AI Terbesar Pertama di Dunia, Dihuni 300 Robot Raksasa AI Ekspansi Besar-besaran di Singapura, Sewa Kantor Meroket Bukan Sekadar Alamat Website, Domain Dibidik Jadi Identitas IP Timnas Pokemon Unite Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026

Headline

Kagumi Lukisan Raden Saleh, Bima Arya Ingatkan Soal Nasionalisme

badge-check


					Makam Raden Saleh
Perbesar

Makam Raden Saleh

Hasil karya lukisan  Raden Saleh Syarif Bustaman yang  menggambarkan penangkapan Pangeran Diponegoro, dikagumi Wali Kota Bogor, Bima Arya yang hadir dalam haul Raden Saleh ke-142 dan pengajian akbar di Makam Raden Saleh, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (8/6/2022).

“Semua bisa melihat bahwa seorang Raden Saleh memiliki sisi nasionalisme yang luar biasa, keberanian yang luar biasa dan jiwa kesenian atau artistik yang sangat tinggi pada zamannya. Raden Saleh pernah keliling dunia dan tinggal di beberapa belahan eropa. Ketika kecil beliau diajak keliling Jawa untuk ‘memotret’ atau melukis wajah-wajah Jawa, Indonesia pada umumnya, sehingga menimbulkan dan menguatkan rasa nasionalisme, cinta kepada tanah air dan rasa anti penjajahan,” kata Bima.

Lukisan penangkapan Pangeran Diponegoro menjadi satu dari lukisan lain yang dipajang pada salah satu ruangan di Balai Kota Bogor. Hal ini dimaksudkan untuk mengingatkan bahwa Raden Saleh itu orang Bogor, seorang pahlawan dan seniman yang berwawasan global.

Bima Arya menceritakan, pada tahun 1969, Bung Karno memerintahkan kementerian untuk melaksanakan revitalisasi makam Raden Saleh dan kawasannya.

Baca Juga

Wapres Kunjungi Cibuluh, Pengrajin Batik Diberi Modal Usaha

Saat ini kondisinya sudah lebih baik dan Habib Luthfi Bin Yahya mengingatkan semua melalui KH Mustofa Abdullah bin Nuh dan Ustadz Turmudi Hudri untuk menjaganya bersama-sama.

“Kondisinya harus terus diperhatikan dan menjaganya. Bukan saja melakukan revitalisasi secara fisik, tapi yang lebih penting lagi adalah aspek spiritual, dimensi perjuangannya, rasa nasionalisme, menjadi hal selalu diingatkan Habib Luthfi, seperti konsistensi Habib Luthfi dalam memperjuangkan NKRI dan islam yang rahmatan lil alamin bagi semua,” ujar Bima Arya.

Ketua pelaksana, Ustadz Turmudi Hudri menyampaikan, kegiatan haul Raden Saleh Syarif Bustaman yang memiliki nama Sayyid Saleh bin Husein bin Auf bin Hasan bin Auf bin Hasan bin Idrus bin Muhammad bin Hasan bin Yahya, merupakan inisiasi Habib Luthfi bin Yahya.

“Dari Habib Luthfi kita semua menjadi tahu bahwa Raden Saleh Syarif Bustaman adalah mutiara Bogor,” katanya.

Untuk lebih memeriahkan haul Raden Saleh, panitia juga menyelenggarakan lomba karya tulis tentang sejarah Raden Saleh yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia. Acara ditutup dengan tausiah yang disampaikan KH Mustofa Abdullah bin Nuh.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor

24 September 2026 - 21:46 WIB

Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

24 September 2026 - 16:12 WIB

Dedie Rachim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bogor

24 September 2026 - 16:01 WIB

DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking

24 September 2026 - 15:52 WIB

Trending on Kabar Bogor