Menu

Dark Mode
Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya Ilmuwan Top Amerika Tewas Ditembak, Dunia Sains Berduka Indosat Rilis HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa Mudik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

Bogoh Ka Bogor

Harga Minyak Normal, OPM Minyak Goreng di Kota Bogor Selesai

badge-check


					opm minyak Perbesar

opm minyak

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bogor menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) minyak goreng sejak satu pekan lalu. OPM minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu per liter ini pun berakhir di Pasar Bogor, Jalan Roda, Kota Bogor, Rabu (19/1/2022).

Total ada 56 ribu liter minyak goreng yang disalurkan kepada masyarakat Kota Bogor dengan harga murah dibanding harga pasaran yang mencapai 20 ribu per liter.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, Pemkot Bogor telah melaksanakan OPM minyak goreng di tiga kecamatan dan enam titik pasar se-Kota Bogor. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terbatas untuk membeli minyak.

“Adanya kenaikan harga minyak dan tingginya CPO (harga minyak sawit) berdampak pada kenaikan harga. Dan (OPM) ini perintah Presiden Jokowi harus melakukan pasar murah, serentak se-Indonesia termasuk di Jawa Barat,” ujar Syarifah.

Sekda mengatakan, sejauh ini, OPM minyak goreng sudah dilaksanakan dengan baik di Kota Bogor. Mengingat OPM minyak goreng ini paling tidak bisa meringankan beban masyarakat yang kesulitan membeli minyak, sekalipun belum bisa mengembalikan harga ke semula.

“Alhamdulillah Rabu dini hari Kementerian Perdagangan menyampaikan semua harga minyak goreng di ritel sudah kembali bisa dibeli dengan harga Rp 14 ribu per liter,” imbuhnya.

Kebijakan ini, menurutnya, dapat menekan harga minyak goreng yang diketahui sejak akhir 2021 di pasaran melambung hingga Rp 19 sampai 20 ribu per liter.

“Terhitung pukul 00.01 WIB di semua ritel harga minyak sudah Rp 14 ribu. Dan ini OPM minyak goreng yang terakhir, kita tidak melaksanakan kembali karena masyarakat bisa membeli dengan harga normal,” jelas Syarifah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKMDagin) Kota Bogor, Ganjar Gunawan menambahkan, sejak menggelar OPM minyak goreng, Pemkot Bogor telah menggelontorkan minyak goreng murah sebanyak total 56 ribu liter yang digelar di Pasar Sukasari Bogor Timur, Pasar Kebon Kembang Bogor Tengah, di Kecamatan Tanah Sareal, Bogor Utara, dan Bogor Barat.

“Ini OPM terakhir karena ada kebijakan Menteri Perdagangan per tadi malam harga ritel sudah harus Rp 14 ribu, tinggal harga pasar harus kita pantau,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Head of Industry & Government Relations Asian Agri, Manumpak Manurung mengatakan, kegiatan OPM minyak goreng untuk mendukung upaya pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat.

“Minyak goreng kan termasuk bahan pangan pokok yang penting, jadi semoga OPM ini bisa membantu masyarakat,” harapnya.

rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dedie Rachim Jamu 150 Pasukan Kuning di Balai Kota Bogor

26 February 2026 - 14:49 WIB

Horee, Lahan Trase Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Digarap

23 February 2026 - 15:02 WIB

Yantie Rachim Ajak Koperasi DWP Kota Bogor KANCANA Perangi Pinjol

21 February 2026 - 12:24 WIB

Catat, Selama Ramadan Ini yang Dilakukan Pemkot Bogor

18 February 2026 - 11:09 WIB

Tabligh Akbar, Momentum Pembinaan Akhlak dan Persaudaraan

17 February 2026 - 21:47 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor