Menu

Dark Mode
Judol, Pinjol dan Bullying Pelajar Disorot Wali Kota Bogor Perang Terbuka Pendiri Telegram dan Pemerintah Spanyol Cikal Bakal Cloud Computing, Ternyata Sudah Ada Sejak 1996 Momen Langka, Harga PS5 Turun! Sekarang Jadi Segini Epstein Diduga Kena Masalah Seksual Sampai Cari Dokter Peringatan Seram Pakar Jika Harga Bitcoin Terus Runtuh

Headline

Kasus Covid-19 di Kota Bogor Naik, PTM Ditunda

badge-check


					Uji coba PTM di sekolah dihentikan, paska naiknya kasus covid 19 di Kota Bogor. Perbesar

Uji coba PTM di sekolah dihentikan, paska naiknya kasus covid 19 di Kota Bogor.

Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor dalam sepekan terakhir meningkat. Bahkan, tingkat keterisian tempat tidur atau BOR (Bed Occupancy Rate) naik hingga 51 persen. Untuk itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya meminta seluruh rumah sakit menambah fasilitas ruang isolasi atau ICU dan menghentikan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kota Bogor harus siaga menanggapi data tren Covid-19 yang sangat serius. Terjadi lonjakan tingkat positif yang berdampak pada ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Awalnya BOR di Kota Bogor dibawah 20 persen. Bahkan per hari ini angkanya 51 persen,” kata Bima, Rabu (16/6/2021).

Angka BOR di RSUD Kota Bogor lanjut Bima,  sudah sekitar 75 persen dan pasien terus bertambah.

“Tadi malam cukup padat arus pasien masuk ke RSUD, sehingga RSUD harus menambah 138 bed, sebelumnya RSUD belum pernah menerima lonjakan pasien Covid-19 begitu tinggi dalam waktu bersamaan seperti ini,” jelasnya.


Baca juga: Covid Meningkat, Ganjil-Genap di Kota Bogor Berlaku Lagi


Bima menambahkan, Kota Bogor harus melakukan langkah-langkah cepat dan antisipasi terhadap varian baru Covid-19 yang sudah masuk ke Jakarta. Selain meminta agar seluruh rumah sakit menambah fasilitas ruang isolasi atau ICU untuk mengantisipasi lonjakan kasus, termasuk menghentikan uji coba PTM di sekolah. Bima Arya meminta kepada warga Kota Bogor agar mengurangi mobilitas.

“Jika tidak ada kepentingan yang penting kecuali terkait dengan tugas atau pekerjaan, maka sebaiknya menahan diri keluar rumah. Khusus untuk pendidikan tatap muka sementara dihentikan simulasinya sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. Hal ini mengantisipasi beberapa klaster yang timbul dari lembaga pendidikan.

Bima Arya juga kembali mewanti-wanti agar seluruh lembaga pendidikan yang akan menyelenggarakan tatap muka atau siswa-siswinya berasal dari luar kota agar tidak menggelar pembelajaran tatap muka.

“Apabila ada gejala segera koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor,” tuturnya.

penulis pratama

editor Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HPN 2026, PWI Kota Bogor Buka 3 Layanan Publik Sekaligus

7 February 2026 - 20:03 WIB

Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor

6 February 2026 - 22:39 WIB

Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor

6 February 2026 - 22:25 WIB

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Trending on Kabar Bogor