Menu

Dark Mode
Kisah Eks Pegawai Ungkap Microsoft Bantu Israel Genosida Palestina Tembok Hijau China Bikin Pohon Tumbuh Lebih Cepat, Kok Bisa? Krisis RAM Sampai ke Meja Hijau, 3 Perusahaan Diduga Kartel Harga BMKG: Es Abadi Puncak Jaya Papua Berpotensi Hilang Total Akhir 2026 AI Tak Akurat Bikin Salah Tangkap Orang dan Dipenjara Berbulan-bulan Sampai Kapan Fenomena Bediding Landa Jawa Timur? Ini Prediksi BMKG

Headline

Covid Meningkat, Ganjil-Genap di Kota Bogor Berlaku Lagi

badge-check


					Covid Meningkat, Ganjil-Genap di Kota Bogor Berlaku Lagi Perbesar

Setelah sempat pembatasan ganjil genap kendaraan di hapus, kini Pemkot Bogor terpaksa memberlakukan kembali ganjil genap (Gage) kendaraan di akhir pekan. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Kombes Pol Susatyo Purnomo, Rabu (16/6/2021).

Menurut Susatyo, tren kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yang kembali mengalami peningkatan, setelah sempat melandai, membuat tim satgas covid sepakat kembali memberlakukan Ganjil-Genap khusus pada akhir pekan.

“Ganjil genap kami berlakukan kembali guna membatasi mobilitas warga pada jam 10-00-16.00. Selain itu PPKM Mikro RT RW dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 akan ditingkatkan kembali,” kata Susatyo.

Susatyo menambahkan, check point akan disiapkan di lima titik dengan menurunkan 30 personel gabungan, yakni di pertigaan Baranangsiang, Ruas jalan pajajaran (Depan Restoran Bumi Aki), Air Mancur, Jembatan Merah dan Jalan Empang (rekayasa lalin dari Otista menuju ke Empang satu arah).

“Angka terakhir plat nomor sesuai dengan tanggal. Kalau tidak sesuai akan diputar balik, kecuali darurat, pekerjaan dan angkutan online. Aturannya tidak berubah,” katanya.

Soal jam operasional restoran, cafe dan lainnya, lanjut Susatyo, sudah dilakukan peningkatan pengawasan dan penindakan apabila kedapatan melanggar.

“Jam operasional restoran, cafe dan lainnya serta lokasi kerumunan akan terus dimonitor dan diawasi ketat, terutama pada jam-jam rawan terjadinya kerumunan,” tegasnya.

Sementara itu Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta kepada warganya agar mengurangi mobilitas., jika tidak ada kepentingan yang penting, sebaiknya menahan diri keluar rumah.

“Karena data menunjukan bahwa mobilitas ini sangat berbanding lurus dengan lonjakan kasus positif,” tegasnya, didampingi Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf. Roby Bulan.

penulis pratama

editor Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KADIN dan PWI Kota Bogor Siap Kolaborasi Majukan UMKM

3 July 2026 - 14:10 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

2 July 2026 - 19:20 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Dedie Rachim Apresiasi Polresta Bogor Kota

1 July 2026 - 23:00 WIB

Rakernas APEKSI, Momentum Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi dan Promosikan Potensi Daerah

1 July 2026 - 22:48 WIB

Cek Progres Jembatan Paledang–Pasir Jaya, JM: Pembangunan Berjalan Positif

1 July 2026 - 22:42 WIB

Trending on Kabar Bogor