Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Headline

Doni Monardo: Banyak Masyarakat Tak Percaya Covid, Kasusnya Malah Naik

badge-check


					Doni Monardo: Banyak Masyarakat Tak Percaya Covid, Kasusnya Malah Naik Perbesar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, masih banyak anggota masyarakat yang beranggapan tidak mungkin terkena Covid-19. Bahkan, tidak percaya adanya virus corona.

Doni mengatakan, dari data yang diterimanya, masyarakat di DKI Jakarta dan Jawa Timur paling tinggi memiliki persepsi dirinya tak mungkin terinfeksi Covid-19.

“Data yang sempat kami kumpulkan, ini data beberapa bulan lalu terhadap lima provinsi adalah masih adanya masyarakat menganggap dirinya itu tidak mungkin kena Covid-19, yang tertinggi ternyata adalah di DKI Jakarta, yang kedua di Jawa Timur,” kata Doni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Berdasarkan data tersebut, Doni mengatakan, wajar apabila angka kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan Jawa Timur masih tinggi, mengingat sebagian besar masyarakat di dua provinsi tersebut menganggap enteng Covid-19. “Jadi kalau kita lihat hari ini angka kasus di Jakarta dan Jawa Timur masih tinggi, mungkin data yang dikumpulkan tentunya mungkin sudah lumayan akurat,” ujarnya. Lebih lanjut, Doni juga mengatakan, selain DKI Jakarta dan Jawa Timur, masyarakat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan juga beranggapan tak mungkin terkena Covid-19.


Baca juga : Kasus Covid di Kota Bogor Sentuh Angka 688


Oleh karena itu, Doni mengatakan, pihaknya akan mengupayakan tim gabungan untuk mengedukasi masyarakat di daerah-daerah tersebut. “Kami akan upayakan untuk tim gabungan seperti ini bisa menyasar ke daerah-daerah tersebut,” pungkasnya. Adapun penambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta per Rabu (2/9/2020) kembali melampaui angka 1.000, yakni 1.053 orang. Dengan demikian, angka kumulatif pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga hari ini adalah 42.303 orang.

“Penambahan kasus hari ini totalnya 1.053 kasus karena sebanyak 202 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya sore ini. Dwi memaparkan, 31.741 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 75 persen. Lalu, 1.237 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,9 persen. Sedangkan kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota adalah 9.325 orang, artinya mereka masih menjalani perawatan atau isolasi.

sumber kompas.com                                                                                                                                                                                             

foto humas pemprov dki

ediot aldho herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline